Beranda Materi Otomotif Membaca Soket CDI Semua Motor (Gambar + Penjelasan)

Membaca Soket CDI Semua Motor (Gambar + Penjelasan)

membaca soket cdi semua motor

Membaca Soket CDI Semua Motor – Jika saya bertanya, komponen pengapian apa yang sering mendapatkan ‘perhatian’ ketika akan melakukan bore up pada motor. Tentu saja kalian kompak menjawab CDI. Jika dibandingkan spul, koil, maupun pulser.. CDI lebih mendapatkan prioritas yang lebih ketimbang komponen pengapian yang lain.

Fungsi dan Cara Kerja CDI

Bagi kalian yang belum tahu fungsi CDI dan bagaimana cara kerja kerja CDI, saya akan sedikit mengulasnya untuk menambah wawasan kalian.

Pengertian CDI

CDI atau Capasitive Discharge Ignition merupakan komponen elektronika pada sepeda motor untuk sistem pengapian. Ada dua type CDI yang digunakan, AC CDI dan DC CDI. Perbedaan kedua jenis CDI ini terletak pada sumber tegangan inputnya.

Pada DC CDI, input yang diterima CDI berasal dari Regulator Rectifier atau Battery.

Pada AC CDI, input yang diterima berasal langsung dari Exciter Coil. Dan Output nya langsung diteruskan ke Coil Ignition. Sedangkan prinsip kerja dari kedua jenis CDI ini pada dasarnya adalah sama.

Baca Juga : Cara Kerja Pengapian CDI Beserta Komponen Disertai Fungsinya

Prinsip Kerja CDI

Pada saat Flywheel berputar, terjadi induksi listrik pada AC Generator yang akan menimbulkan arus listrik AC. Arus listrik dengan tegangan sebesar 100 ~ 400 Volt dari Exciter Coil ini kemudian akan diteruskan ke CDI unit. Selanjutnya arus AC ini diubah menjadi arus setengah gelombang oleh Diode dan disimpan di dalam Capasitor.

Capasitor belum akan melepaskan arus listrik yang disimpannya sampai SCR berfungsi. SCR baru akan berfungsi bila Pulse Generator mengirimkan sinyal/pulsa pada trigger circuit yang akan memberikan trigger pada SCR sehingga SCR berfungsi.

Ketika SCR berfungsi, capasitor melepaskan arus listrik yang disimpannya melalui SCR menuju Primary Coil pada Coil Ignition. Karena Primary Coil dari Coil Ignition ini dialiri arus listrik, maka timbul induksi pada Secondary Coil nya yang akan menghasilkan tegangan yang tinggi, kemudian diteruskan ke Spark Plug (Busi) dan terjadilah loncatan bunga api listrik pada Busi untuk proses pembakaran.

Baca Juga : 6+ Komponen Sistem Pengapian Konvensional + Fungsinya

Bagaimana Cara Membaca Soket CDI Semua Motor

Bagi kalian yang belum hafal letak dari soket CDI, daripada nanti salah nyambung yang akan mengakibatkan CDI rusak. Berikut ini merupakan gambar dan penjelasan cara membaca soket CDI semua motor.

Gambar Soket CDI Semua Motor

gambaf soket cdi semua motor

Gambar diatas menunjukan posisi dari soket CDI semua motor.

Membaca Soket CDI Semua Motor

Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan cara membaca soket CDI semua tipe motor.

Honda

  • Hijau : ( – ) massa, berlaku untuk semua negatif
  • Merah : ( + ) Aki
  • Hitam : ( + ) Kunci Kontak
  • Putih : ( + ) Alternator pengisian ( + ) lampu dekat
  • Kuning : ( + ) Arus beban ke saklar lampu
  • Biru : ( + ) Lampu jauh
  • Abu-abu : ( + ) Flasher
  • Biru Laut : ( + ) Sein kanan
  • Oranye : ( + ) Sein kiri
  • Coklat : ( + ) Lampu senja
  • Hitam – Merah : ( + ) Spull CDI
  • Hitam – Putih : ( + ) Kunci kontak
  • Hitam – Kuning : ( + ) Koil
  • Biru – Kuning : ( + ) Pulser CDI
  • Hijau – Kuning : ( + ) Lampu rem

Yamaha

  • Hitam : ( – ) Massa, berlaku untuk semua negatif
  • Merah : ( + ) Arus positif dari aki
  • Kuning : ( + ) Lampu depan jauh
  • Hijau : ( + ) Lampu depan dekat
  • Coklat : ( + ) Sein kiri
  • Hijau : ( + ) Arus beban “penerangan dll”
  • Putih – Merah : ( + ) Pulser CDI
  • Hijau – Hitam : ( + ) Rem

Kawasaki

  • Hitam – Kuning : ( – ) Massa
  • Putih – Merah : ( + ) Aki
  • Merah – Hitam : ( + ) Lampu depan jauh ( DIM )
  • Merah – Kuning : ( + ) Lampu depan dekat
  • Abu-abu : ( + ) Sein kanan
  • Hijau : ( + ) Sein kiri
  • Biru : ( + ) Lampu rem
  • Merah : ( + ) Lampu belakang
  • Coklat : ( + ) Klakson

Suzuki

  • Hitam – Putih : ( – ) Massa, berlaku untuk semua negatif
  • Putih – Merah : ( + ) Pengisian dari magnet
  • Kuning – Putih : ( + ) Untuk ke penerangan
  • Merah : ( + ) Aki
  • Oranye : ( + ) Kunci kontak
  • Abu-abu : ( + ) Lampu belakang
  • Putih – Hitam : ( + ) Lampu rem
  • Hijau Muda : ( + ) Sein kanan
  • Hitam : ( + ) Sein kiri
  • Kuning – Putih : ( + ) Lampu depan
  • Putih – Biru : ( + ) Koil ke CDI
  • Biru – Kuning : ( + ) Pulser ke CDI

Itulah yang bisa saya sampaikan. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here