materi gas buang

Materi Gas Buang / Exhaust Gases

Masbengkel.com, Materi Gas Buang / Exhaust Gases – Gas buang dari motor terdiri dari asap knalpot motor, gas buang dari selang pernapasan crankcase dan uap bensin dari selang pernapassan tangki dan karburator. Disini saya akan menjelaskan tentang proses terjadinya gas pembuangan, yang berhubugan dengan gas beracun, dan mengukur kebersihan gas buang.

1. Proses Terjadinya Gas Pembuangan

Meskipun presentase terbesar dari campuran bensin dan udara yang dibakar menghasilkan CO2 (carbon doxide), gas yang berbahaya lainnya juga akan timbul seperti gas CO (carbon monoxide), Hc (hydrocarbons) dan NOx (nitrogen oxides) yang dihasilkan dari proses pembakaran yang tidak sempurna.

CO

Gas CO dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna yang diakibatkan kurangnya campuran udara mka menghasilkan 2CO. Tetapi jika campuran udara tercukupi dan terjadi proses pembakaran yang sempurna maka enghasilkan CO2. Dengan demikian pelepasan gas CO dan CO@ dari mesin mempunyai hubungan yang erat dengan rasio perbandingan udara dan bensin.

Secra jelas dapat disimpulkan gas CO sangat berpengaruh oleh perbandingan bahan bakar dan udara sehingga kaddar CO dapat dikurangi dengan menambah jumlah udara yang diperlukan dalam pembakaran. Tetapi jika udara terlalu kurus, maka akan terjadi kegagalan pembakaran yang akan menaikkan HC dan tenaga mesin menjadi drop.

HC

HC merupakan singkatan dari Hydrogen dan Carbon. Ketika terjadi pembakaran sempurna C menjadi CO2 dan H2 menjadi H2o (air yang menguap). HC diasilkan dari ipa exhaust sebagai hasil pembakaran yang tidak sempurna karena kekurangan bahan bakar. Secara umum dapat disebabkan oleh 3 kasus.

Api yang dihasilkan busi pada ruang pembakaran bergerak sangat cepat sekali tetapi suhu disekitar dinding ruang pembakaran rendah, sehingga terjadi kegagalan pembakaran. Daerah tempat terjadinya kegagalan pembakaran disebut dengan Quenching Zone. Dan campurann udara dan bahan bakar yang tidak terbakar dari quenching zone tadi didorong keluar oleh piston dan knalpot.

Saat jarum skep kembali menutup dari posisii terbuka, (engine breake) sedangkan putaran mesin masih tinggi terjadi hisapan bahan bakar secara bessar besaran, campuran menjadi sangat kaya dan banyak bahan bakar yang tidak terbakar terbuang.

Langkah overlaping yang terlalu panjaang sehingga mengakibatkaan terbuangnya gas segar ke lubang buag (terjadi khususnya pada putaran rendah)

NOx

NOx adalah singkatan dari campuiran nitrogen dan oksigen. Gas yang biasa dihasilkan dari pembakaran pada temperatur tinggi. Ada perbedaan tipe tergantung dari proses pengikatannya dengan oksigen (oksidasi) jika N2 dan O2 beroksidasi dalam temperatur yang tinggi. NO (nitrogen Oxygen) dihasilklan oleh reaksi berikut N2 + O2 = 2NO. bagaiamana pun juga NO berasal dari kontak O2 dan udara reaksi akan mudah terjadi dan NO2 akan menhasilkann 2NO + O2 = 2NO2

Kebanyakan dari NOx yang dihasilkan gas buang adalah NO dan NO2. Pola kadar maksimum NOx mengikuti kurva Stoichiometric rasio dan akan cepat turun jika campuran udara bensin terlalu miskin atau kurus. Faktor temperatur juga berpengsruh banyak. Untuk mesin pada umumnya produksi NOx meningkat secara cepat mengikuti grafik kurva melengkung bersamaan dengan meningkatnya suhu. Pada saat gas CO dan HC dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna. Nox justru kebalikannya.

2. Yang Berhubungan dengan Gas Beracun

Meskipun perbandingan campuran udara dan bahan bakar saat pengapian, dan konstruksi mesin dll mempengaruhi hasil gas beracun pada gas buang, tetapi perbandingan campuran udara dan bahan bakar dan saat pengapian, adalah faktor yang dominan. Konsentrasi CO, HC, NOX dan hubungannya dengan campuran udara dan bahan bakar. Secara umum jika percampuran udara dan bahan bakar kurus biasanya ratio stoichiometric CO dan HC akan berkurang.

Tetapi NOx akan meningkat jika ratio udara dan bahan bakar lebih kurus lagi. NOx akan menurun tetapi HC akan meningkat secara mendadak karena adanya kegagalan pengapian. Untuk campuran kaya, kadar NOx menurun, tetapi kadar CO dan HC meningkat berdasarkan hal itu, kadar CO dan HC akan berbanding terbalik dengan kadar NOx. jumlah kadar NOx dan HC pada umumnya sangat dipengaruhi oleh saat pengapian.

3. Mengukur Kebersihan Gas Buang

Metode ini mengurangi emisi CO, HC dan NOx yang sudah saya jelaskan diatas.

Mengurangi CO dan HC

CO adalah komponen yang timbul dari proses pembakaran yang tidak sempurna dan CO bisa dikurangi dengan membuat campuran yang lebih kurus tetapi pengapian sulit terjadi hal ini akan membuat kegagalan pengapian yang berakibat meningkatnya HC dan performa yang menurun. HC adalah gas yang dihasilkan dari campuran udara dan bahan bakar yang gagal dalam proes pembakaran dan sangat berbahaya. Sifat dan jenisnya hampir sama dengan CO. jika campuran kurus akan meningkatkan HC terutama pada saat deselerasi (engine brake). Tolok ukur dari menurunnya kadar HC dan Co, adalah dihasilkannya pembakaran yang sempurna. Untuk mencapai halini harus dilakukanperbaikan-perbaikan antara lain.

  • Meningkatkan kemampuan Karburator sehingga dapat menghasilkan campuran udara danbahan bakar yang tepat dan konstan. Dikembangkannya alur turbulensi pada saluran hisap untuk menyempurnakan campuran.
  • Merubah bentuk ruang bakar agar campuran mudah terbakar. Waktu “Over Laping” diperpendek, untuk mengurangi gas bersih yang terbuang pada saat terjadi langkah overlap.
  • Sistim pengapian ditingkatkan kemampuannya

Mengurangi kadar NOx

Cara yang paling efektif mengurangi kadar CO dan HC adalah dengan pembakaran yang sempurna dan campuran udara bersih yang sempurna. tetapi hal ini tidak untuk emisi NOX. Seperti yang terlihat pada gambar g) Nilai terbesar mendekati stoichiometric ratio, dan semakin tinggi efisiensi proses pembakaran semakin tinggi pula temperatur proses pembakaran, terutama pada saat mesin berakselerasi semakin banyak dihasilkan NOx. Hal ini menjadi dasar untuk menekan kadar emisi CO dan HC, sehingga ukuran untuk menguranginya cukup sulit. Tetapi umumnya metode yang digunakan telah dijelaskan diatas.

Itulah yang bisa saya jelaskan tentang materi gas buang atau bisa disebut juga dengan exhaust gases. materi gas buang kali ini saya bermanfaat bagi kamu yang masih sekolah. karena materi – materi seperti ini hnay untuk sekolah saja. jika sudah terjun langsung ke bengkel, sudah tidak perlu materi seperti ini. ha ha ha ha.

About Aditya Riyan

Admin dan Penulis Tunggal di Blog ini, Sekaligus Masih Aktif Menjadi Mekanik

Check Also

kopling pada kendaraan bermotor

Kopling Pada Kendaraan Bermotor (Mobil dan Motor)

Masbengkel.com, Mengenal Kopling Pada kendaraan Bermotor (Jenis Kopling, Prinsip kerja Kopling dan Cara Kerja Kopling) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *