Beranda Materi Otomotif Macam – Macam Tipe Busi Yang Jarang Orang Tahu

Macam – Macam Tipe Busi Yang Jarang Orang Tahu

Macam macam tipe busi sepeda motor
Ilustrasi

Macam macam tipe busi sepeda motor – Busi pada motor adalah parts yang paling vital, perkembangan jenis busi dari tahun-ketahun mengalami peningkatan teknologi.

Sebagai penyambung antara sistem pengapian dan pembakaran, kerja memang terlihat sepele. Tetapi sebenarnya, kerja busi sangatlah berat. Temperatur pada elektroda busi pada saat langkah pembakaran bisa mencapai suhu hingga 2000 derajat celcius.

Lalu, ada berapa macam tipe busi yang beredar di pasaran?

Setidaknya ada 5 macam jenis busi yang beredar dipasaran dan paling sering digunakan pada berbagai jenis motor.

Tiap-tiap jenis busi memiliki spesifikasi dan performa yang berbeda untuk disesuaikan dengan tiap jenis motor.

Baca Juga : 3 Tipe Busi Yang Mampu Meningkatkan Performa Motor

Berikut Masbengkel.com kasih sedikit pengetahuan tentang 5 macam jenis busi motor.

1. BUSI STANDAR

Yaitu busi yang merupakan bawaan motor asli dari pabrikan. Busi ini memiliki ukuran diameter center electrode rata-rata 2,5 mm, bagian ujung elektrodanya terbuat dari nikel. Busi standar bisa dipakai hingga jarak 20 ribu km.

Jarak tersebut untuk kondisi pembakaran normal dan tidak dipengaruhi oleh faktor lain seperti oli mesin dan konsumsi BBM yang berlebihan.

2. BUSI BERESISTOR

Ciri khas busi ini terdapat logo R yang terdapat pada body busi. Banyak yang mengira jika kode R diartikan sebagai Racing.

Kode R yang terdapat pada body busi bukan mengartikan Racing, melainkan Resistor.

Resistor pada busi berfungsi untuk melindungi perangkat elektronik digital, berupa speedometer dan lainnya.

Busi tipe ini sangat cocok sebagai perlindungan perangkat elektronik digital motor.

3. BUSI PLATINUM

Busi platinum biasanya banyak disukai oleh kaum bikers.

Umur busi ini bisa mencapai 30 ribu km dengan memiliki diameter center elektroda 0,5 mm- 0,8 mm.

Ujung elektroda terbuat dari nikel dan center electrode dari platinum, sehingga pengaruh panas ke metal platinum lebih kecil.

4. BUSI IRIDIUM

Busi Iridium pada umumnya sering digunakan oleh para mekanik untuk mesin balap.

Busi Racing ini memiliki ujung elektroda yang terbuat dari nikel dan center elektroda terbuat dari iridium Alloy berwarna platinum buram.

Besarnya diameter elektroda busi iridium terbaik antara 0,6 mm hingga 0,8 mm.

Harga busi Iridium ini sedikit mahal dari harga busi Platinum, karena ada kualitas ada harga.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Busi Iridium

5. BUSI RACING

Sesuai namanya, busi racing didesain dan dipersiapkan dengan bahan yang tahan terhadap kompresi tinggi serta temperatur mesin yang tinggi.

Busi Racing memiliki diameter center elektroda yang relatif kecil meruncing macam jarum.

Namun umur busi racing ini relatif pendek yaitu antara 20 ribu km hingga 30 ribu km.

Baca Juga : Busi Racing Untuk Motor Harian… Amankah???

KESIMPULAN

Itulah sedikit wawasan mengenai macam-macam tipe busi pada sepeda motor yang mungkin banyak orang yang tidak tahu. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here