Beranda Serba Serbi Listrik Statis dan Dinamis : Pengertian, Perbedaan dan Persamaan

Listrik Statis dan Dinamis : Pengertian, Perbedaan dan Persamaan

listrik statis dan dinamis

Listrik Statis dan Dinamis – Dalam kehidupan sehari – hari kitak tidak pernah terlelas dari listrik. Mulai dari bersantai di rumah, bekerja, bermain gadget bahkan ketika kamu sedang nongkrong bersama teman – teman dan masih banyak lagi. Yaps, listrik memang merupakan kebutuhan dasar dari manusia untuk menjalankan semua aktivitasnya.

Bayangkan jika tidak ada listrik, pasti kamu bakalan kebingungan. Hal ini bisa dibuktikan ketika terjadi pemadaman listrik. Beberapa orang bakalan mengeluh dan mencoba untuk menghubungi pihak terkait.

Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga mengeluh ketika listrik padam? Jika iya, artinya listrik sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Namun, tahukan kamu jika ternyata muatan listrik terdapat dua macam, yakni listrik statis dan dinamis.

Melulai artikel ini saya menjelaskan pengertian serta apa saja perbedaan, persamaan dan contoh dari listrik statis dan dinamis. Disini kamu bisa mendapatkan informasinya secara lengkap dengan penjelasan yang bisa dengan mudah kamu pahami.

Pengertian dan Contoh Listrik Statis dan Dinamis

Seperti yang sudah jelaskan diawal artikel, bahwa kebutuhan listrik merupakan kebutuhan dasar manusia. Semua aktivitas sepertinya tidak pernah lepas dari listrik. Dan muatan listrik terdapat dua macam yakni listrik statis dan dinamis. Untuk memudahkan kamu dalam memahami pengertian, perbedaan, dan persamaan keduanya. Kita akan bahas satu persatu kedua macam muatan listrik tersebut.

Pembahasan awal, akan kita bahas mengenai pengertian dari listrik statis dan contoh listrik statis dan selanjutnya akan dibahas mengenai pengertian listrik dinamis dan contoh dari listrik dinamis. Dan selanjuntnya akan kita mengenai perbedaan dan persamaan kedua muatan listrik tersebut.

Pengertian dan Contoh Listrik Statis

Berikut ini saya jelaskan apa itu listrik statis dan contoh listrik statis dalam kehidupan sehari – hari.

Pengertian Listrik Statis

Listrik statis adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bermuatan listrik. Muatan listrii bisa negatif maupun positif. Semua zat terbentuk dari atom – atom. Dan setiap atom mempunyai inti atom yang terdiri dari proton dan elektron yang mengelilinginya. Proton mempunyai muatan listrik positif, dan elektron memiliki muatan listrik negatif.

Sebagai contoh, Ketika dua zat seperti balon dan tangan kamu saling digosokkan, elektron ditarik dari material yang mempunyai daya tarik yang lemah (tangan) dan menempel pada material yang mempunyai daya tarik yang kuat (balon).

Kejadian tersebut menyebabkam kedua material bermuaam listrik. Material yang kehilangan elektron menjadi bermuatan positif dan material mendapatkan elektron menjadi bermuatan negatif.

Perlu diketahu bahwa balon dan tangan merupakan listrik netral (jumlah muatan positif dan negatfnya sebanding) sebelum digosokkan. Karena jumalah muatan positif dan negatif sama. Setelah digosok, balon mempunyai muatan negatif yang berlebih dan tangan mempunyai muatan positif yang berlebih. Muatan listrik yang tidak sejenis saling tarik menarik, sehingga muatan negatif balon ditarik ke muatan positif tangan karena perbedaan muatannya.

Contoh listrik statis dalam kehiupan sehari – hari

Jika kita sudah membahas pengertian listrik statis, lantas seperti apa contoh listrik statis dalam kehidupan sehari – hari?

Contoh listrik statis dalam kehidupan sehari – hari adalah ketika menyisir rambut, tanpa kamu sadari kadang rambut akan terbawa berdiri mengikuti pergerakkan sisir. Hal ini bisa terjadi karena adanya interaksi antara rambut dan sisir.

Pengertian dan Contoh Listrik Dinamis

Setelah kita memahami pengertian dari listrik statis dan contoh listrik statis dalam kehidupan sehari – hari. Kini kita akan membahas apa itu listrik dinamis dan contoh dari listrik dinamis dalam kehidupan sehari – hari.

Pengertian listrik dinamis

Listrik dinamis adalah listrik yang dapat bergerak. Cara mengukur kuat arus pada listrik dinamis adalah muatan listrik dibagi waktu dengan satuan muatan listrik adalah coulumb dan satuan waktu adalah detik. Kuat arus pada rangkaian bercabang sama dengan kuat arus yang masuk sama dengan kuat arus yang keluar. Sedangkan pada rangkaian seri kuat arus tetap sama di setiap ujung – ujung hambatan.

Sebaliknya, tegangan berbeda pada hambatan. Pada rangakian seri tegangan sangat tergantung pada hambatan, tetapi pada rangkaian bercabang tegangan tidak berpengaruh pada hambatan. Semua itu dikemukakan oleh hukum kirchoff yang berbunyi “jumlah kuat arus listrik yang masuk sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar”. Berdasarkan hukum ohm dapat disimpulkan cara mengukur tegangan listrik adalah kuat arus × hambatan.

Contoh listrik dinamis dalam kehidupan sehari – hari

Mobil-mobilan yang menggunakan batu baterai sebagai penggeraknya. Ketika muatan listrik yang terdapat pada batu baterai mengalir dalam rangkaian listriknya, maka motor penggerak dari mobil-mobilan tersebut yang telah dialiri oleh muatan listrik menggerakan roda dan fungsi mobil mainan lainnya yang dapap bergerak, seperti roda. Contoh lain dari kejadian listrik dinamis adalah penggunaan lampu senter, laptop, handphone, televisi, dan lain sebagainya.

Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis

Apa saja perbedaan antara listrik dinamis dan statis? ada beberapa hal yang membedakan listrik dinamis dan statis sebagai berikut:

  • Aliran atau perpindahan elektron secara kontinyu atau terus-menerus terjadi pada listrik dinamis sedangkan pada listrik statis tidak terjadi. Hal seperti ini terjadi pada listrik dinamis karena elektron yang ada pada konduktor “penghantar arus listrik” memang sangat mudah untuk berpindah. Sedangkan perpindahan elektron yang terjadi pada listrik statis disebabkan oleh gesekan “dapat terjadi pada beberapa kasus karena induksi” dan tidak mengalir secara kontinyu.
  • Listrik dinamis dapat diukur dengan alat ukur yang telah di tentukan, sedangkan listrik statis susah sekali untuk diukur, seperti misalnya sangat sulit untuk mengukur: arus listrikm tegangan listrik, hambatan maupun daya listrik yang terdapat pada benda “seperti pada penggaris plastik yang dapat menarik kertas yang telah disobek kecil-kecil”.
  • Listrik dinamis hanya terjadi pada penghantar konduktor saja, sedangkan fungsi dari isolatornya untuk mencegah pengguna dari sengatan listrik.

Persamaan Listrik Statis dan Dinamis

Adapun persamaan listrik statis dengan dinamis adalah:

  • Kedua jenis listrik ini memiliki daya magnet yang saling tarik menarik.
  • Terjadinya listrik statis dan dinamis arus adanya dua material yang saling terhubung satu dengan lainnya untuk mengalirkan memindahkan ataupun mengalirkan muatan listrik.
  • Sama-sama memiliki inti atom.

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian, perbedaan dan persamaan beserta contoh – contoh listrik statis dan dinamis dalam kehidupan sehari – hari.

Sumber referensi : Scribd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here