Advertisement
Materi OtomotifTips & Trik

5 Penyebab Pedal Kopling Mobil Keras Saat Ditekan

Advertisement

MasBengkel.com – Masih banyak orang yang mengandarai kendaraan / mobil dengan sistem transmisi manual. Namun, pada sistem transmisi manual terdapat beberapa masalah, salah satunya adalah kopling mobil keras saat pedal kopling ditekan.

Kejadian kopling mobil yang terasa berat tentu akan sangat menggangu kamu saat berkendara.

Seperti yang kita ketahui, kendaraan jenis transmisi manual memiliki pedal kopling di lantai mobil, tepatnya disebelah pedal gas dan pedal rem.

Dan, kopling sendiri merupakan komponen yang menghubungkan roda ke bagian mesin. Semua energi rotasi yang diciptakan oleh mesin dipindahkan ke roda melalui kopling. Baca juga : Kopling Grand Livina Ngempos (Gejala + Penyebab)

Jika kamu pernah memiliki masalah menekan kopling, maka kamu akan mengalami masalah mentransfer daya ke roda mobil kamu. Ini pada akhirnya akan menyebabkan ketidakmampuan mengemudi dengan aman dan nyaman saat di jalan.

5 Penyebab Utama Kopling Mobil Keras Saat Ditekan

Ketika kamu menginjak pedal kopling dengan kaki, seharusnya gaya tekan pada kaki tidak terlalu banyak mendapatkan perlawanan. Sistem gerak tekan pedal kopling yang normal akan terasa halus dan nyaman. Tidak terlalu keras dan juga tidak terlalu lunak.

Advertisement

Namun, jika kamu merasa bahwa pedal kopling sulit ditekan, maka pasti ada sesuatu yang salah dalam sistem kopling pada mobil kamu. Di bawah ini adalah 5 penyebab pedal kopling mobil keras saat ditekan.

1. Plat Kopling Tipis

Salah satu yang menjadi penyebab pedal kopling berat saat diinjak adalah plat pada kopling yang sudah tips atau aus.

Plat kopling ini akan menipis akibat pemakaian, semakin sering dipakai atau semakin tua usia mobil maka pemakaiannya umumnya lebih panjang dan salah satu komponen yang aus/ menipis adalah plat kopling.

Plat kopling yang telah menipis ini akan menyebabkan bentuk dari pegas diafragma mengembung keluar, saat pegas matahari sudah mengembung keluar maka diperlukan tenaga yang lebih besar untuk mendorong matahari/ diafragma, tenaga yang diperlukan lebih besar menyebabkan injakan pedal kopling terasa lebih berat.

Solusi : Ganti plat kopling

Advertisement

2. Kampas Kopling Habis Atau Tipis

Penyebab kopling mobil berat saat diinjak berikutnya adalah kampas kopling yang sudah tipis atau aus. Kampas kopling yang tipis membuat pressure plate pada clutch cover akan menekan lebih dalam dan membuat diafragma lebih terangkat keluar.

Akibatnya, pegas diafragma yang ada pada clutch cover ini akan mengalami perubahan jarak gerak pegas yang lebih panjang. Selain itu, kotoran sisa kampas kopling yang tergerus juga kerap menempel dan menumpuk di sela-sela pegas-pegas diafragma tersebut.

Akibatnya gerakan pegas diafragma pada clutch cover menjadi terhambat bahkan bisa tertahan. Tertahannya gerakan pegas diafragma ini maka akan membuat kopling mobil keras saat di injak.

Solusi : Ganti kampas kopling set

3. Pelumas Bantalan Luncur Release Bearing Kering

Pada bantalan luncur sebenarnya diberi pelumasan / greasing, akan tetapi seiring pemakaian maka grease / pelumas pada bantalan luncur release bearing ini bisa mengering / mengeras, hal ini bisa diperparah dengan serpihan logam dari keausan plat kopling yang menempel pada grease/ pelumas dudukan release bearing. Jika kondisi ini terjadi maka pergerakan release bearing menjadi terganggu dan injakan pedal kopling akan terasa berat mulai injakan awal.

Solusi : Memberikan grease atau pelumas pada dudukan bearing kopling

4. Kabel Kopling Macet

Kabel kopling adalah part yang menghubungkan pedal kopling dan hubungan kopling transmisi secara bersamaan. Saat kamu menekan pedal kopling, itu menyebabkan kabel menarik kaitan sehingga kopling terlepas.

Setelah kopling terlepas, kamu dapat menggeser persneling transmisi dengan aman. Tetapi jika kabel kopling direntangkan terlalu banyak atau patah bahkan macet, maka kamu harus menekan pedal kopling lebih keras untuk melepaskan kopling.

Solusi : Ganti Kabel Kopling

5. Pedal Kopling Tertahan

Jika kamu memiliki benda-benda kecil di lantai kendaraan, ada kemungkinan salah satu benda kecil ini terperangkap di bawah pedal kopling. Jika ini terjadi, kami tidak akan bisa menekan pedal sepenuhnya.

Kamu mungkin tidak berpikir untuk melihat ke bawah pedal karena mungkin tidak akan terpikir bahwa inilah alasannya pedal kopling lengket atau berat. Jika kamu perlu menekan pedal kopling dengan keras, pastikan tidak ada yang di bawahnya. Kalau tidak, itu bisa merusak pedal atau mencegah kamu melepaskan kopling.

Advertisement
Tags

Aditya Riyan

Admin dan Penulis Tunggal di Blog ini, Sekaligus Masih Aktif Menjadi Mekanik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close