Mengenal Komponen Rem Cakram Mobil Beserta Fungsinya

Komponen Rem Cakram Mobil – Mobil dirangkai dalam beberapa komponen dan juga sistem. Seperti mesin, suspensi, rem, dan masih banyak lagi. Dari beberapa sistem itulah mobil bisa melaju dan bisa dikendarai dengan nyaman dan aman.

Nah, dari serangkaian sistem yang ada pada mobil. Pada artikel ini saya akan memberikan informasi seputar sistem rem pada mobil. Secara spesifik saya akan membahas tentang komponen rem cakram mobil beserta fungsinya disertai dengan gambar-gambar pendukung.

Rem cakram sendiri meruapakan jenis rem yang menggunakan sistem rem hidrolik. Baca selengkapnya tentang cara kerja rem hidrolik.

Komponen Rem Cakram Mobil Beserta Fungsinya

Terdapat beberapa komponen rem cakram mobil yang membantu kinerja dari rem cakram itu sendiri. Lebih tepatnya terdapat 8 komponen utama pada sistem rem cakram mobil, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Piringan cakram (disc brake)
  2. Kaliper rem
  3. Master silinder
  4. Bantalan rem / Kampas rem
  5. Pedal (tuas) rem
  6. Selang hidrolik
  7. Reservoir
  8. Booster rem

Berikut ini adalah penjelasan fungsi-fungsi dari komponen rem cakram mobil tersebut.

1. Piringan Cakram (Disc Brake)

komponen rem cakram mobil
komponen rem cakram mobil

Piringan cakram atau disc brake adalah komponen penting dari sistem rem cakram. Jika sistem rem mampu melambatkan kendaraan dengan aman dan nyaman setiap saat atau membuatnya berhenti total, piringan cakram harus menyatu atau diapit dengan kampas rem untuk menghasilkan torsi rem (gaya rem).

Torsi ini ditransmisikan ke roda dan dari sana ke velg roda. Selama pengereman, energi kinetik kendaraan diubah menjadi energi termal karena gesekan antara kampas rem dan piringan cakram, sehingga memungkinkan pengurangan kecepatan yang akan dicapai.

Jenis Piringan Cakram

Pringan cakram sendiri terdapat dua jenis, yaitu:

  • Ventilated disc
  • Solid disc

Beriku ini adalah penjelasan dari kedua jenis dari piringan cakram tersebut.

Ventilated disc

Ciri-ciri dari jenis piringan cakram ini adalah terdapat lubang-lubang di dinding piringan cakram / disc brake. Tujuan dari lubang-lubang tersebut adalah untuk proses pendinginan pada piringan cakram akibat panas yang ditimbulkan akibat gesekan antara kampas rem dan piringan cakram. Adapun jenis piringan cakram ini banyak diaplikasikan pada sistem rem cakram sepeda motor. Dan menjadi bagian dari komponen rem cakram sepeda motor.

Solid disc

Solid disc akan kita temui pada rem cakram mobil. Piringan ini juga berbahan besi baja namun memiliki ketebalan yang lebih besar dan tidak terdapat lubang disekitar piringan. Hal ini memungkinkan daya pengereman bisa lebih kuat.

2. Kaliper Rem

komponen rem cakram mobil

Kaliper rem adalah bagian penting dari sistem pengereman kendaraan Anda. Kaliper rem menekan bantalan rem pada permukaan rotor rem untuk memperlambat atau menghentikan kendaraan.

Jenis Kaliper Rem

Terdapat dua jenis kaliper rem, yaitu:

  • Single piston (floating caliper)
  • Double piston (fixed caliper)

Penjelasannya adalah sebagai berikut:

Kaliper rem tipe single piston (floating caliper)

Bergerak masuk dan keluar relatif terhadap rotor dan memiliki satu atau dua piston hanya di sisi dalam rotor. Piston ini mendorong seluruh caliper ketika rem diterapkan (diaktifkan), menciptakan gesekan dari bantalan rem di kedua sisi rotor.

Kaliper rem tipe double piston (fixed caliper)

Untuk tipe kedua memiliki dua buah piston yang aktif menekan kedua sisi brake pad. Jenis satu ini memiliki daya pengereman yang lebih kuat dan seimbang namun konstruksi caliper jenis double piston rumit.

3. Master Silinder

komponen rem cakram mobil

Master silinder akan mengubah gerakan mekanis pedal rem menjadi tekanan hidraulis. Master silinder memiliki komponen piston yang terhubung dengan pedal rem. Piston ini akan menekan fluida berdasarkan hukum pascal. 

Jenis Master Silinder

Terdapat dua jenis master silinder, yaitu:

  • Tipe tunggal
  • Tipe tandem

Berikut ini penjelasan dari kedua jenis master silinder tersebut.

Tipe tunggal

Master silinder tipe tunggal memiliki satu buah piston dan satu outlet hose. Artinya keempat roda akan dikendalikan dari satu buah piston ini.

Tipe tandem

Master silinder tipe tandem atau ganda memiliki dua buah piston dan dua outlet hose yang akan memisahkan pengendalian roda depan dan belakang. Sistem ini lebih aman karena ketika satu piston tidak berfungsi, masih ada satu piston lagi untuk melaksanakan proses pengereman. 

4. Bantalan Rem / Kampas Rem

komponen rem cakram mobil

Kampas rem atau brake pad adalah komponen yang berfungsi menekan piringan rem saat proses pengereman diaplikasikan. Untuk menghasilkan pengereman yang optimal, brake pad harus memiliki gaya gesek yang besar dan dapat pula menahan panas.

Dulu, brake pad dibuat dari bahan asbes,namun saat ini penggunaan asbes pada komponen otomotif sudah dilarang karena debu asbes tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Saat ini, bahan yang marak dipakai adalah paduan keramik dan serbuk besi.

Dengan bahan ini, maka gesekan yang dihasilkan bisa lebih besar dengan panas yang wajar dan pastinya lebih ramah lingkungan.

5. Pedal (Tuas) Rem

komponen rem cakram mobil

Pedal rem terhubung langsung dengan pengendara. Jika tuas / pedal rem ditekan maka sistem rem cakram akan bekerja.

Pedal rem bekerja dengan prinsip tuas sederhana. Dimana ketika tuas atau pedal yang memiliki lengan yang lebih panjang maka akan lebih mudah untuk menekan benda dengan gaya yang besar. Pedal atau tuas rem didesain seperti tuas sederhana untuk memperoleh gaya penekanan yang besar dengan aksi yang kecil. Sehingga daya pengereman diharapkan juga dapat maksimal.

6. Selang Hidrolik / Selang rem

Selang hidraulis menjadi komponen yang akan mendistribusikan fluida rem ke setiap sistem. Tekanan didalam sistem rem beragam. Sehingga selang ini juga harus dapat menahan tekanan yang beragam itu. Umumnya,selang hidraulis terbuat dari baja dengan harapan tidak terjadi kebocoran fluida pada sistem pengereman.

7. Reservoir

Reservoir adalah komponen yang berfungsi menampung fluida atau minyak rem cadangan. Tabung reservoir terletak menyatu dengan master silinder. didalam tabung ini biasanya memiliki sebuah sensor untuk mendeteksi level volume minyak rem. Sehingga saat sistem rem mengalami kekurangan fluida, akan ada informasi terkait di multi info display.

8. Booster Rem

komponen rem cakram mobil

Booster rem fungsinya sebagai assist yang akan meringankan penekanan pedal rem tanpa mengurangi daya pengereman. Booster rem akan melipat gandakan energi pengereman yang diaplikasikan oleh pengguna.

Booster rem dibuat dari membran yang terhubung dengan intake manifold. Saat terdapat kevakuman di intake manifold, membran yang terhubung dengan master silinder akan menarik pedal rem namun tidak sampai melakukan pengereman. Saat pengemudi menginjak pedal rem rasanya akan sangat ringan karena sudah dibantu dengan tarikan membran booster rem. Pada mesin diesel umumnya menggunakan pompa vakum karena kevakuman di intake manifold diesel kurang signifikan.

Penutup

Demikian penjelasan mengenai 8 komponen rem cakram mobil beserta fungsi masing-masing komponen.

Leave a Comment

Rekomendasi Kami