Advertisement
Review

Kelebihan dan Kekurangan Oli Yamalube Super Sport

Advertisement

MasBengkel.com – Duhhh,, Lagi – lagi postingan kali ini terinspirasi dari pertanyaan salah satu pelanggan.m yang bertanya tentang kelebihan dan kekurangan oli Yamalube Super Sport. Saya ini sebenarnya tidak terlalu mikirin masalah oli ya… Bagi saya, oli yang bagus itu pasti mahal. Kalau pakai oli murahan pasti hasilnya juga gak bagus.

Secara garis besar, bagi saya semua oli fungsinya sama, namun yang membedakan adalah karakter dari oli tersebut. Nah, inilah yang ditanyakan oleh pelanggan saya tersebut, kelebihan dan kekurangan oli Yamalube Super Sport.

Baca Juga : Tujuan dan Fungsi Sistem Pelumasan + Pengertian

Karena saya belum pernah mencoba oli tersebut, saya pun menyuruh pelanggan tersebut untuk mencobanya. Perlu diketahui bahwa motor pelanggan adalah motor Yamaha Vixion tahun 2015 dan biasanya menggunakan oli Yamalub Sport.

Pergantian oli pun dilakukan, dan saya pun menitip pesan untuk memberikan laporan kepada saya saat ganti oli berikutnya. Karena saya sendiri enggan mencobanya, dikarenakan saya sudah terlanjur cinta sama salah satu merk oli yang sudah lama menjadi minuman wajib motor yang saya pakai.

Baca Juga : Kenali Jenis Oli Berdasarkan Kode Angka Pada Kemasan

Advertisement

Sebulan kemudian sang pelanggan kembali dengan membawa laporan yang tak tertulis dan hasilnya adalah sebagai berikut.

Kelebihan dan Kekurangan Oli Yamalube Super Sport

Menurut sang pelanggan, oli Yamalube Super Sport ini memiliki karakter yang bisa “makan” segala medan. Akselerasi juga makin oke, suhu mesin bisa terjaga maksimal, meskipun mesin agak kasar.

Bapak pelanggan yang memiliki ciri – ciri tinggi, kurus dan berkacamata ini akhirnya memutuskan untuk berpindah kelain hati.

Yamalube Sport yang merupakan “pacar lamanya” dan sudah menemaninya selama 3 tahun ditinggalkan begitu saja setelah ketemu sama “pacar baru” yang katanya lebih bisa mengerti kemauannya.

Baca Juga : Fungsi Lain dari Oli Selain Sebagai Pelumas

Advertisement

Lalu, apa kelebihan dan kekurangan oli Yamalube Super Sport? Ya itu gan, mesin agak kasar… kok masih tanya lagi.. hehehehe.

Karena saya sendri gak pernah nyoba, jadi silahkan dicoba sendiri dirumah.

Biar mantep nih, dulu waktu peluncuran oli Yamalube Super Sport ini pernah di uji coba oleh beberapa media otomotif ternama di Indonesia. Dan artikelnya sempat dimuat oleh Otomotif.net dengan judul ‘Melihat Performa Yamalube Supersport Lewat Testimoni Tiga Media’.

Begini reviewnya…

Review Oli Yamalube Super Sport

Seperti dikutip dari laman Otomotif.net, berikut ini review oli Yamalube Super Sport yang pernah diuji oleh tiga media otomotif Indonesia.

Tak hanya pada kondisi jalan macet. Di jalan lengang selepas Bakauheni menuju Bandar Lampung pun dilaju dengan kecepatan rata-rata 100 km/jam pada dini hari pukul 02.00, performa mesin tetap stabil.

Billy Sudiro (Tabloid OTOMOTIF)

Performa mesin jadi stabil. Berbagai kondisi jalan dilalui tetapi tak menunjukkan penurunan performa. Kami melewati berbagai macam kondisi jalan. Mulai dari kemacetan di Tangerang, Balaraja bahkan hingga Bakauheni, performa mesin tidak menurun. Kondisi macet yang stop n go tetap tak jadi masalah.

Value for money juga cukup tinggi. Oli berjenis sintetik ini dihargai Rp 70 ribu sehingga cukup rasional di kantong. Terlebih usia pakainya juga cukup panjang yakni minimal 5 ribu km.

Harryt (OTOMOTIFNET.COM)

Tentunya pelumas Yamalube Supersport telah melalui proses riset yang disesuaikan dengan kebutuhan mesin Yamaha. Sehingga cocok untuk V-Ixion, R15, hingga R25.

Menggunakan API service lebih tinggi yakni SL serta formula fully synthetic mampu memperpanjang durabilitasnya, sejak pertama jalan dan bertemu kondisi macet hingga digeber abis di bawah terik matahari dan suhu tropis tidak ada masalah. Biasanya setelah mesin panas diperparah suhu lingkungan yang panas juga performanya menurun. Tapi ini enggak, digeber terus tetap responsif.

Didi Kasim (NATIONAL GEOGRAPHIC INDONESIA)

Yamalube Super Sport ini memiliki keunggulan yang sesuai dengan iklim tropis Indonesia, juga memiliki formula yang mampu mengurangi gesekan. Meski begitu, kopling tidak mudah slip responnya tetap sangat baik.

Enggak hanya itu, bahan baku full synthetic pada Yamalube Supersport mampu tahan terhadap perubahan reaksi kimia (oksidasi) dan penguapan sehingga lebih tahan lama (sesuai rekomendasi penggantian oli setiap 5000 km).

Overall, performa mesin tetap terjaga pada kondisi prima. Terbukti pada perjalanan bolak-balik Jalarta-Lampung tidak ada masalah.

Radian ‘Obhet’ Jatnika (tabloid MOTOR PLUS – MOTORPLUS-ONLINE.COM)

Kekentalan oli ini lebih stabil pada temperatur yang tinggi. Yamalube Super Sport lolos standarisasi oli Jaso MA2 yang merupakan spesifikasi tertinggi dari standard oli Jaso T 903:2011 (Annex A).

Selama perjalanan berbagai medan telah dilalui. Mulai dari kemacetan, high speed hingga jalan bergelombang. Tetapi performa mesin tetap tidak menunjukkan gejala penurunan. Performanya tetap stabil tanpa ditemui kendala apapun.

Kemampuannya untuk menjaga suhu mesin juga patut diacungi jempol. Hal ini dibuktikan selama perjalanan, tak ditemui gejala over heating. Padahal bisa dikatakan rute yang kami lalui suhunya cukup panas terik disertai kemacetan berjam-jam lamanya. 

Advertisement
Tags

Aditya Riyan

Admin dan Penulis Tunggal di Blog ini, Sekaligus Masih Aktif Menjadi Mekanik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close