Beranda Review GPX Legend 200 : Desain Cafe Racer, Penantang Kawasaki W175

GPX Legend 200 : Desain Cafe Racer, Penantang Kawasaki W175

Gpx legend 200

Gpx Legend 200, Desain Cafe Racer – Produk motor asal jepang benar-benar menguasai pasar sepeda motor di indonesia. Gak tanggung-tanggung nih bro, Mulai dari model skutik sampai model superbike dikuasai oleh pabrikan asal jepang.

Nampaknya, hal ini tidak hanya di indonesia saja. Di Thailand, produk asal jepang juga menguasai pasar sepeda motor di negeri gajah putih tersebut. Namun, yang membedakan adalah produk lokal disana masih tetap bisa berkembang.

Hal ini bisa dilihat dengan dirilisnya line-up terbaru mereka yang secara tampilan hampir mirip dengan kawakasi w175 kustom. Bagi pecinta motor retro, motor ini bisa kamu jadikan acuan atau paling motor desain retro modern bisa memberi sedikit ide untuk di terapkan pada motor kamu. Seperti apa motornya?? Yuk simak ;

Baca Juga : Spesifikasi GPX Legend 200 + Galeri Foto

Motor itu ialah GPX Legend 200. Konsep yang diusung justru bertema retro namun, tetap modern atau biasa disebut neo sport cafe.

Dengan menggunakan lampu-lampu, spion, serta tangki yang cenderung membulat membuat nuansa klasik begitu kental. Di tambah lagi dengan Striping yang dibuat sederhana nan antik.

Menariknya lagi, konsep motor ini ialah cafe racer. Karena itu, desainnya cenderung kompak, gagah dan tak ketinggalan buritan motor yang melengkung layaknya buntut tawon serta penggunaan stang clip-on.

Meski bertema klasik, fitur yang disematkan terbilang up-to-date atau kekinian, seperti LED hradligh-taillight, instrumen panel kombinasi analog digital, suspensi depan upside-down, dan suspensi belakang tabung.

Seperti namanya, GPX Legend 200 mengusung mesin 1-silinder 197cc oil cooled. Mengenai harga, mengutip dari Khaosod.co.th, motor ini dijual seharga THB68500 atau sekitar Rp29 jutaan.

Baca Juga : Motor 4 Silinder Jadul Paling Gahar Sepanjang Masa

Bagi pecinta motor kustom atau bagi yang suka modifikasi motor dengan desain retro. Mungkin motor ini bisa dijadikan refrensi.

Sumber : Otosia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here