efek motor jarang tune up

Efek Motor Jarang Tune Up yang Harus Dihindari

Masbengkel.com, Efek Motor Jarang Tune Up – Motor yaang sering dipakai akan mengalami penurunan performa secara bertahap. Untuk kembali meningkatkan performa motor atau mengembalikan motor ke performa semual di butuhkan tindaka tune up. Dengan tune up, motor akan di kalibrasi dan performanya kembali seperti sedia kala.

Motor memang membutuhkan tune up agar tenaga motor tetap terjaga. Tune up secara rutin sangat di butuhkan terutama jika motor kamu sering dipakai atau mene,puh jarak yang lumayan jauh setiap harinya. Untuk menghindari motor tiba tiba mogok hal yang harus kamu lakukan tentu saja adalah tune up.

Efek Motor Jarang Atau Tidak Pernah Tune Up

Motor yang jarang tune up selain akan mengurangi tenaga mesin juga akan rawan tiba tiba mogok ketika di pakai. Untuk menghindari hal ini kamu harusnya mempersiapkan dana untuk memasukan motor di bengkel tiap bulannya agar kamu bisa merasakan manfaat dari tune up motor. Kamu juga bisa melakukan tune up secata mandiri dengan ,engikuti langkah berikut cara tune up motor. Nah, jika kamu belum tahu efek motor jarang tune up, begini penjelasannya.

Motor Tidak Bertenaga

Perlu kamu kethaui bahwa komponen koomponen yang ada pada mesin motor bisa saj berubah bentuk dan sudut. Hak ini bisa terjadi karena terdapat gesekan pada komponen satu dengan komponen yang lain. Hal iniilah yang akan menyebabkan motor menjadi tidak bertenaga. Untuk mengindari hal ini sebaiknya lakukan tune up secara rutin.

Salah satu komponen yang berubah secara bentuk dan sudut adalah klep. Bagian – bagian seperti temlar, noken as, klep dan baut setelan klep akan berubah bentuk dan sudutnya meskipun secara kasat mata tidak terlihat. Gesekan yang berlangsung secara konstan akan membuat komponen – komponen ini mengalami perubahan bentuk dan sudut. Dengan perubahan itu, akan membuat kerenggangan klep akan berubah dan inilah yang menjadi penyebab motor itdak bertenaga.

Bahan Bakar Boros

Ketahuilha bahwa salah satu penyebab bahan bakar motor yang boros bisa dikarenakan motor yang jarang melakukan tune up. Mungkin inihal paling tidak disukai user sepeda motor dari semua efek motor jarang tune up. Alih – alih ingin irit bahan bakar karena motor tidak di tune up, malah menjadi boomerang. Karena kamu harus mengeluarkan uang yang lebih untuk membeli bahan bakar. Jadi, sebaiknya lakukan tune up motor agar bahan bakar motor tidak boros.

Kenapa hal ini bisa terjadi ? Hal ini bisa saja terjadi karena komponen busi dan filter udara bermasalah sehingga hisapan udara dan pembakaran kurang maksimal. Busi yang secara performa menurun akan membuat pembakaran didalam ruang bakar menjadi kurang sempurna. Karena percikan api pada busi tidak mampu membakar bahan bakar secara maksimal sehingga membuat tumpahan bahan bakar ke ruang bakar terlalu banayak.

Lalu, jika filter udara kotor juga akan membuat motor menjasdi boros bahan bakar. Karena filter udara yang kotor akan membuat udara yang masuk menjadi kurang dan secara tidak langsung suplai bahan bakar akan menjadi lebbih banyak. Jika filter udara kotor, selain boros bahan bakar juga akan membuat motor brebet jika filter udara benar –benar mampet.

Menyebabkan Kerusaakan yang Lebih Parah

Tune up bukan hanya tentang kalibrasi mesin dan juga tentang menigkatkan performa motor, melainkan juga tentang pengecekan bpada bagian atau kkomponen yang mengalami kerusakan atau akan mengalami kerusakan. Dengan kamu melakukan tune up secara rutin tentu saja akan mengindari kerussakan yang lebih parah dari komponen yang rusak tersebut.

Misalkan saja kerusakan ada pada bearing roda. Sang mekanik tentu akan memberi tahu jika bearingnya mengalami masalah dan sehigga roda agak sedkit kocak. Dari sini sang mekanik akan memberi tahu pemilik tentang kerusakan ini. Dan jika sang pemilik mmotor menyetujui untuk melakukan pergantian maka bearing roda akan diganti.

Coba bayangakan jika saat itu kamu telat dalam melakukan tune up motor. Maka bearing akan semakin parah. Dan kerusaka yang parah pada bearing akan menyebabkan kerusakan pada tromol. Yang awalnya hanya mengganti bearing, ujung – ujungnya kamu harus mengganti tromol juga. Dan harga tromol pun juga jauh lebih mahal dari bearing dan tentu saja lebih mahal dari biaya tune up motor. Jadi, pikir – pikir lagi jika kamu ingin menunda tune up, ya…

Kesimpulan

Karena tidak semua motor menempuh jarak yang jauh. Saran saya sebaiknya lakukan tune up motor berbarengan dengan saat mengganti oli motor. Baiaya tune up motor tidak sebanding dengan biaya kerusakan yang lebih parah jia kamu jarang melakukan tune up motor. Selain menghindari kerusakan yang lebih parah, dengan kamu melakukan tune up motor secara rutinsecara tidak langsung kamu akan berkendara dengan lebih aman dan nyaman.

About Aditya Riyan

Admin dan Penulis Tunggal di Blog ini, Sekaligus Masih Aktif Menjadi Mekanik

Check Also

motor beat oleng

Motor Beat Oleng Saat Jalan Pelan, Ini Penyebabnya

Masbengkel.com, Motor Beat Oleng Saat Jalan Pelan – Motor matic sudah menjadi motor yang paling …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *