Ciri Kampas Rem Cakram Habis.jpg

Ciri Kampas Rem Cakram Habis Pada Motor

Daftar isi

Masbengkel.com, Ciri Kampas Rem Cakram Habis Pada Motor – Motor diciptakan tidak dengan perhitungan asal- asalan. Ada banyak sekali pertimbangan yang harus dipertimbangkan untuk menjadi sebuah unti motor. Salah satunya adalah sistem keamanan pada motor. Salah satu sistem keamanan pada motor adalah dengan penggunaan sistem rem. Pada motor terdapat dua jenis sistem rem yakni rem tromol dan rem cakram.

Fungsi rem (yang saya rasa semua sudah tahu) adalah untuk memperlambat motor. Ketika rem di fungsikan, motor yang kencang akan secara perlahan berkurang kecepatannya. Dengan adanya sstem rem ini, akan mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, memastikan kondisi rem dalam keadaan baik adalah salah satu cara meningkatkan keselamatan kamu dalam berkendara. Jadi, pastikan rem selalu dalam keadaan baik.

Ciri Ciri Jika Kampas Rem Cakram Motor habis

Motor memilik dua jenis sistem rem yakni rem tromol dan rem cakram. Rem tromol biasanya digunakan untuk rem belakang, sedangkan rem ckaram di aplikasikan pada rem depan motor. Kedua jenis rem miliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Nah, pada motor dengan harga yang lumayan mahal. Baik rem belakang dan rem depan sduah menggunakan rem cakram. Karena salah satu kelebihan dari rem cakram adalah rem lebih pakem.

Jika motor kamu menggunakan rem cakram, sebaiknya segera lakukan pengecekan pada rem cakram untuk mengindari hal – hal yang tidak diinginkan, seperti salah satunya adalah piringan cakram yang aus. Sebenarnya untuk mengetahui rem cakram habis atau tidak cukup mengetahui ciri cirinya saja. Seperti yang akan saya jelaskan tentang ciri ciri jika kampas rem cakram motor habis berikut ini.

Rem Bunyi Cit

Bahan yang digunakan pada piringan cakram terbuat dari baja yang keras. Dan pada kampas rem cakram juga terdapat besi sebagai dudukan dari sepatu rem. Rem yang dipakai secara terus menerus lama kelamaan akan membuat sepatu rem habis. Karena sepatu rem yang habis, maka kampas rem akan menyisakan besinya yang dinamanya besi ini memnag letaknya ada di belakang dari sepatu kampas rem.

Cara kerja dari rem cakram sendiri adalah kedua kampas rem / sepatu rem akan menjepit piringan cakram ketika tuas rem ditarik. Artinya, sepatu rem akan bergesekan dengan piringan cakram. Dan jika sepatu rem habis, maka besi yang berguna sebagai dudukan sepatu rem akan bergesekan dengan piringan cakram yang juga terbuat dari besi. Efek buny cit jika kampas rem motor habis adalah terjadinya gesekan antara dudukan sepatu rem dan juga piringan cakram.

Rem Bunyi Srek Srek

Salah satu kekurangan rem cakram adalah letaknya yang ada diluar. Bandingkan dengan rem tromol yang letaknya ada didalam tromol dan terbungkus tromol. Karena letak rem cakram yang diluar maka akan menyebabkan rem cakram mudah terkena debu dan kerikil. Jadi, rem cakram akn mudah kotor.

Nah, ciri ciri kampas rem cakram motor habis berikutnya adalah rem akan bunyi srek srek seperti ada logam yang saling bergesekan. Sepatu rem yang habis akan menyisak besi dudukan yang tetap menempel dibagian rem. Jika kampas rem habis maka yang terjadi adalah dudukan kampas rem akan bertabrakan dengan piringan rem cakram. Ketika motor dibuat jalan akan timbul srek srek akibat gesekan yang terjadi antara dudukan rem dan piringan rem cakram.

Rem Blong

Ini merupakan ciri ciri kampas rem cakram motor yang saya rasa paling berbahay bagi pengendara motor. Kenapa kampas habis rem bisa blong ? Hal ini disebabkan minyak rem yang terisi di wadahnya sudah tidakk ada sisa. Artinya minyak rem sudah masuk ke kaliper rem, sedangkan yang di wadanya sudah kosong.’

Karena cara kerja rem cakram adalah ketika tuas rem ditekan maka minyak rem akan mendorong piston kaliper rem. Dorongan ini membuat kampas rem terdorong dan menjepit bagian piringan cakram. Dari langkah ini akan timbul gaya pengereman dan akan memperlambat motor secara cepat.

Wadah dari minyak rem berfungsi untuk menampung minyak rem,karena minyak akan turun ke kaliper mengikuti dari tebal tipisnya kampas rem. Minyak akan turun, dan kelihtan kosong di wadahnya keetika kampas rem berkurang atau habis. Dan akan kembali naik ketika kampas rem diganti.

Nah, dari penjelasan saya mengenai minyak rem dan cara kerja rem cakram, ada hal menarik yang perlu saya sampaikan ini. Banyak pemilik motor yang sok – sokan menambah minyak rem dari wadahnya karena memang di wadahnya minyak rem terlihat kurang. Padahal hal ini merupakan tindakan yang salah.

Karena sebenarnya minyak rem tidak habis, mellainkan hanya singgah sementara di dialam kaliper rem. Jika kampas rem diganti, maka minyak rem akan kembali naik ke wadahnya. Hal ini bisa terjadi, karena ketika mengganti kampas rem, mekanik akan mendorong piston kaliper dan minyak rem pun naik keatas. Jadi, jangan menambah minyak rem jika tidak terjadi kebocoran. Sebaiknya kuras minyak rem dan ganti dengan yang baru. Namun dengan catata, kampas rem masih tebal ya.

About Aditya Riyan

Admin dan Penulis Tunggal di Blog ini, Sekaligus Masih Aktif Menjadi Mekanik

Check Also

kopling pada kendaraan bermotor

Kopling Pada Kendaraan Bermotor (Mobil dan Motor)

Masbengkel.com, Mengenal Kopling Pada kendaraan Bermotor (Jenis Kopling, Prinsip kerja Kopling dan Cara Kerja Kopling) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *