Wajib Tahu!! Cara Menghidupkan Motor Injeksi yang Mogok

Diposting pada

Cara Menghidupkan Motor Injeksi Mogok – Halloooo broooo… Sial banget hari ini, sudah bangun kesiangan, ditunggu pelanggan, ehhh motor malah mogok. Mau gak mau harus saya perbaiki dulu. Memang, kejadian pas – pasan macam gini agak sedekiti nyebelin ya. Kok bisa – bisanya motor mogok saat bangun kesiangan.

Bicara tentang motor mogok, tidak ada satu pun dari kita ingin mengalami hal seperti ini. Apalagi bagi kalian yang awam, kasihan kan kalau harus mogok ditengah perjalanan, apalagi gak ada bengkel di daerah tersebut. Apalagi cewek, waahhhh bisa nangis tuh.

Sebagai pengendara motor, hal yang paling di hindari adalah motor yang mogok di tengah perjalanan. Jika sobat mengalami hal tersebut, jangan keburu panik. Apalagi jika motor yang sobat kendarai adalah motor injeksi.

Cara Menghidupkan Motor Injeksi Mogok

Seperti yang sudah katakan sebelumnya, hal yang paling di hindari pengendara motor, dan terutama motor injeksi adalah ketika motor injeksi mati mesin ketika dalam perjalanan.

Melalui artikel ini, saya akan memberikan solusi bagi sobat yang mengalami kendala motor injeksi mogok dan penyebab kenapa motor injeksi bisa mati mesin.

1. Kehabisan bensin

Broo… Hal ini tidak hanya berlaku pada motor injeksi yang mogok saja. Namun juga berlaku bagi motor – motor lain yang masih menggunakan teknologi karburator atau biasa kita sebut motor konvesional.

Hal pertama yang harus kalian cek ketika motor injeksi mogok di jalan adalah mengecek bensin.

Selain melakukan pengisian bensin ditangki motor, kamu juga melakukan trik khusus jika motor yang kamu pakai adalah motor injeksi.

Karena motor injeksi menggunakan fuel pump sebagai alat untuk memompa bensin, maka ketika bensin di tangki motor benar – benar habis, selang pada fuel pump akan terisi oleh udara.

Yang harus kamu lakukan untuk mengatasi motor injeksi yang mati jika kehabisan bensin adalah dengan memutar kunci ke posisi ON dan beberapa detik kemudian putar lagi ke posisi OFF.

Lakukan cara ini hingga 3 – 5 kali. Tujuanya saat kunci kontak berada pada posisi ON fuel pump akan memompa bensin ke dalam saluran bensin. Jika kita lakukan hal ini berulang maka akan seperti proses bleeding. Sehingga udara didalam saluran bensin akan terkumpul pada ujung injektor.

Setelah itu, silahkan sobat start mesin motor seperti biasa.

2. Kompresi kosong atau hilang

Hal ini sering terjadi pada motor injeksi yang mogok. Terdapat beberapa penyebab yang bisa mengakibatkan kompresi pada motor kamu hilang atau kosong, antara lain.

  • Telat melakukan pergantian oli
  • Busi yang sudah tidak bekerja secara maksimal
  • Menggunakan bensin dengan oktan yang rendah

Ketiga hal diatas merupakan penyebab – penyebab dari hilangnya kompresi pada motor sehingga membuat motor injeksi mati mesin.

Bagaimana cara mengetahui kompresi yang hilang atau kosong pada motor injeksi???

Coba starter motor menggunakan kick starter, jika di rasa starternya sangat enteng, sudah bisa di pastikan, penyebab motor injeksi mogok adalah karena kompresi yang hilang.

Cara memperbaikinya adalah dengan membuka busi, lalu mengisi ruang bakar menggunakan oli (gunakan oli yang tidak terlalu jelek, atau paling tidak oli tersebut tidak terdapat pasir). Lalu tutup lubang busi menggunakan kain, lakukan starter pada kick starter berulang kali, sampai di rasa, tangan yang sudah di lindungi oleh kain yang menutup lubang busi terasa panas.

Cara ini dilakukan untuk melunturkan kotoran yang terdapat pada klep, karena sebenarnya, kompresi hilang di sebabkan oleh klep yang tidak bisa menutup dengan rapat.

Setelah melakukan cara di atas, silahkan pasang busi kembali, dan coba hidupkan motor injeksi yang mati. Jika motor menyala tapi keluar asap putih, jangan panik, karena asap putih tersebut akibat dari oli yang kalian masukan dari lubang busi. Oli yang masih ada sisa di ruang bakarlah yang menyebabkan knalpot mengeluarkan asap putih.

3. Aki motor yang tekor

Pada motor injeksi, aki merupakan komponen yang paling vital. Karena semua sensor – sensor atau komponen – komponen yang terdapat pada motor injeksi menggunakan aki sebagai komponen utama untuk menyuplai energi listrik.

Berbeda dengan motor konvensional, aki hanya dipakai saat proses starter. Namun pada motor injeksi, aki tidak hanya bertugas pada sistem starter tapi aki juga berperan untuk menstabilkan arus kelistrikan motor.

Apabila aki tekor, maka tegangan akan drop. Imbasnya arus listrik ke ECU beserta fuel pump juga akan drop. Sehingga motor bisa mati total.

Solusi terbaik untuk memperbaiki masalah ini yaitu dengan melakukan penggantian baterai. Namun apabila dalam kondisi genting, anda bisa melakukan jumper dengan aki pada motor lain.

Alat yang diperlukan hanya dua buah kabel jumper. Hubungkan secara paralel terminal (+) dengan (+), dan (-) dengan (-) pada aki. Saat mesin telah hidup, kebutuhan arus listrik akan disuplai oleh altenator mesin. Baca : Aki Motor Cepat Tekor, Ketahui Penyebab dan Solusinya

4. Fuel pump sudah tidak berfungsi

Pada motor injeksi, bahan bakar yang ada di tangki motor tidak mengalir secara alami seperti motor konvesional, melainkan menggunakan sebuah pompa yang bertugas untuk mengalirkam bensin dari tangki ke injektor.

Ketika fuel pump tidak lagi berfungsi, maka secara otomatis motor injeksi kamu pasti tidak bisa di hidupkan.

Cara mengecek fuel pump masih berfungsi atau tidak adalah dengan memutar kunci kontak ke posisi ON. Lalu dengarkan bunyi di daerah sekitar tangki, jika sobat mendengar bunyi dengungan, maka fuel pump sobat masih berfungsi dan sebaliknya.

Solusi dari masalah ini adalah mengganti fuel pump dengan yang baru. Harganya agak sedikit ngelus dada bro. Jadi, di saat fuel pump sudah di ganti dengan yang baru, sobat harus merawat fuel pump agar lebih awet.

Caranya adalah dengan tidak membiarkan bensin dalam keadaan nipis. Biasakan mengisi bensin ketika indikator bensin sudah mendekati merah atau ‘E’ .

5. Busi sudah mati

Peran busi masih sama layaknya motor konvesional, yaitu bertugas dalam proses penyalaan pembakaran mesin. Busi ini juga menjadi komponen vital karena berperan langsung dalam proses pembakaran mesin.

Baik motor karbu atau injeksi, masalah motor mogok yang diakibatkan oleh busi juga sering terjadi. ciri busi harus diganti adalah motor biasanya akan brebet ketika RPM rendah lalu mesin tiba-tiba mati dan sulit dihidupkan lagi.

Penyebab utama busi mati adalah karena adanya pembakaran yang kurang sempurna, timbunan deposit didalam ruang bakar, atau karena kesalahan pemilihan busi ketika mengganti busi sebelumnya.

Sebelum kalian melakukan pergantian busi, coba bersihkan busi terlebih dahulu lalu pasang kembali. Jika motor injeksi masih mogok, satu – satunya cara adalah dengan mengganti busi dengan yang baru.

Pastikan memilih busi yang memiliki resistor atau memiliki tanda ‘R’ di badan businya. Jika memang tidak ada, untuk sementara bisa menggunakan busi biasa, namun kamu harus sesegera mungkin mengganti busi dengan tipe resistor jika tidak ingin mengalami masalah sistem elektrik pada motor injeksi. Baca : Macam – macam tipe busi motor

6. Kerusakan pada salah satu sensor

Pada sistem injeksi, juga menyertakan sensor yang berfungsi untuk mengecek keadaan pada area tertentu. Sensor ini akan mengirimkan data yang memuat aliran udara, dan suhu aliran udara intake. Ketika ada kerusakan pada sensor maka akan berefek pada mesin yang hidup tidak sempurna hingga mati. Biasanya masalah ini diawali dari lampu Check engine yang menyala. Untuk mengetahui sensor mana yang mengalami kerusakan kamu memerlukan scanner, atau membawanya ke bengkel resmi.

Demikian artikel singkat mengenai penyebab dan cara menghidupkan motor injeksi mogok. Semoga bermanfaat broooo!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *