Home / Materi Otomotif / Penyebab dan Cara Memperbaiki Karburator Bermasalah
cara memperbaiki karburator bermasalah
Penyebab dan Cara Memperbaiki Karburator Bermasalah

Penyebab dan Cara Memperbaiki Karburator Bermasalah

Cara Memperbaiki Karburator Bermasalah – Karburator merupakan bagian terpenting pada motor dalam proses pengkabutan. Tanpa perbandingan yang pas antara udara dan bahan bakar, akan membuat motor mengalami masalah.

Beberapa keluhan tentang karburator yang kerap terlontar adalah saat stasioner putaran mesin per menit (RPM) tidak stabil.

Walhasil, saat motor dipanaskan atau dalam posisi diam dan pengendara tidak menarik tuas gas tiba-tiba suara mesin keras. Tak berapa lama kemudian kembali melemah. Begitu seterusnya.

Bahkan, tak jarang juga ketika di buat jalan, motor mbrebet atau tersendat – sendat dan motor tarikannya lambat seperti tak bertenaga.

Permasalahan diatas biasanya ditimbulkan karena karburator. Beberapa penyebabnya adalah pengabutan bahan bakar yang tidak sempurna, proses pencampuran udara yang terlambat, dan lain-lain. Baca : Cara Kerja Karburator

Cara Memperbaiki Karburator yang Bermasalah

Lantas apa saja permasalahan di karburator yang bisa menyebabkan permasalahan??? dan bagaimana cara mengatasinya??? Berikut tipsnya.

1. Mesin tersendat saat stasioner

Permasalahan ini terjadi karena campuran bahan bakar yang ada di venture (lubang karburator) dengan udara tidak cukup banyak dan seimbang. Walhasil, proses pembakaran juga tidak akan sempurna.

Bila pembakaran tidak sempurna, maka hentakan tenaga untuk mendorong piston yang akan menggerakkan motor juga lemah. Akibatnya, mesin tersendat-sendat atau istilah awamnya mbrebet.

Cara mengatasi permasalahan ini cukup mudah. Pertama putar setelan sekrup udara searah jarum jam atau arah menutup. Hal itu dimaksudkan untuk memperbanyak campuran udara dengan bahan bakar.

Kedua, pindah posisi pilot jet ke tingkat yang lebih besar. Ketiga, ganti jarum skep atau throttle dengan jarum yang berdiameter lebih kecil.

Hal itu dimaksudkan agar campuran udara dan bahan bakar di venturi yang akan disemburkan ke ruang bakar mesin lebih besar.

2. Tarikan lemah

Kondisi ini persis seperti masalah nomor satu, yaitu campuran bahan bakar dan udara yang tidak sempurna seperti ukuran ideal yang ditetapkan oleh ahli dari pabrikan. Untuk mengatasinya, cukup mengganti main jet dengan ukuran yang lebih besar.

Hal tersebut bisa terjadi karena asupan bahan bakar tidak sesuai dengan standart atau kering.

3. Motor terlalu banyak menghasilkan asap hitam

Umumnya para mekanik di bengkel menyebut masalah ini dengan istilah karburator terlalu basah.

Artinya, asupan bahan bakar ke lubang venturi terlalu berlebih dari takaran seharusnya. Sebaliknya udara yang masuk terlalu sedikit.

Untuk mengatasinya, lakukan beberapa langkah. Pertama, putar sekrup setelan udara keluar atau ke arah melepas. Hal itu dimaksudkan untuk memperbanyak udara di venturi.

Kedua, ganti pilot jet ke nomor yang lebih kecil. Ketiga, ganti jarum skep (throttle) dengan jarum yang berukuran lebih besar.

4. Mesin mengambang atau putaran mesin (RPM) lemah

Sering terjadi, saat pengendara motor telah menarik tuas gas hingga seperempat dari ukuran seharusnya putaran mesin ternyata ogah-ogahan beranjak naik. Sehingga, motor seperti sulit untuk dijalankan.

Kondisi seperti itu bisa terjadi karena bahan bakar yang masuk ke lubang venture karburator tidak sebanyak dari takaran yang dirancang oleh para ahli di pabrikan.

Sebaliknya asupan udara yang lebih banyak. Istilah bengkel, karburator terlalu kering.

Cara untuk mengatasi masalah ini ada dua langkah yang harus ditempuh. Pertama, gunakan jarum skep (throttle) yang berukuran lebih kecil.

Hal itu dimaksudkan agar campuran udara dan bahan bakar lebih banyak.

Kedua, putar skep setelan udara ke arah jarum jam atau mengencanginya sehingga udara yang masuk ke venture akan ditekan kuat ke arah ruang bakar.

Campuran bahan bakar dan udara yang seimbang dan didorong dengan kuat, akan menjadikan proses pembakaran menjadi sempurna.

5. Kecepatan motor sulit bertambah dan tenaga mesin datar

Bila menemui kondisi seperti itu, berarti campuran udara dan bahan bakar di karburator terlalu banyak atau melebihi takaran yang semestinya. Biasanya para mekanik menyebutnya banjir.

Cara untuk mengatasinya, lepas karburator dan setel jarum pencampuran udara dan bahan bakar. Agar pencampuran udara dan bahan bakar sempurna gunakan main jet berukuran kecil.

Jangan lupa lepas busi dan bersihkan bagian kepalanya. Bila perlu setel jarak antara pemantik busi dengan sumbu agar proses pengapian sempurna. Itulah beberapa tips mengatasi permasalahan yang kerap terjadi di karburator motor. Semoga bermanfaat.

About Aditya Riyan

Admin dan Penulis Tunggal di Blog ini, Sekaligus Masih Aktif Menjadi Mekanik

Check Also

Pembuangan oli motor bocor

Pembuangan Oli Motor Bocor : Penyebab dan Solusinya

MasBengkel.com – Broo… Salah satu kewajiban kits sebagai pemiliki motor adalah merawat motor dengan baik. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *