Beranda Materi Otomotif Cara Kerja Sistem Pendingin Radiator Pada Sepeda Motor

Cara Kerja Sistem Pendingin Radiator Pada Sepeda Motor

cara kerja sistem pendingin radiator sepeda motor

Sepeda motor adalah sebuah unit yang didalamnya terdapat beberapa rangkaian komponen yang mempunyai fungsi dan tugas masing-masing.

Salah satu komponen terpenting pada sepeda motor adalah sistem pendingin. Mesin yang terus menerus bekerja akan menimbulkan panas, disinilah fungsi sistem pendingin bekerja untuk menghindari mesin dari overheat. Kondisi dimana mesin mengalami tingkat panas yang berlebihan adalah yang disebut dengan overheat.

Secara umum, Prinsip dan Cara Kerja Sistem Pendingin Motor adalah dengan memanfaatkan perpindahan panas melalui mekanisme udara dan air.

Ada beberapa sistem pendingin yang terdapat pada kendaraan roda dua, yaitu:

  • Sistem pendingin udara 
  • Sistem pendingin kipas 
  • Sistem pendingin oli 
  • Sistem pendingin radiator

Ke empat sistem pendingin pada motor tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Meskipun begitu, ada satu sistem pendingin yang memiliki tingkat efektif yang tinggi untuk menyerap panas. Hal iti dibuktikan dengan penempatan sistem ini pada motor diatas 150cc. Sistem pendingin yang dimaksud adalah Sistem Pendingin Radiator.

Baca Juga: Berikut ini 7 Motor Touring Terbaik di Indonesia

Sistem ini memang banyak dipakai di motor dengan kapasitas 150cc. Sistem ini sebelumnya lebih dahulu diterapkan pada mobil. Sedangkan pada motor, sistem ini mulai banyak digunakan sejak peralihan dari karburator ke injeksi.

Nah, Kali ini Masbengkel.com ingin menjelaskan bagaimana cara kerja sistem pendingin radiator ini bekerja, simak ulasan berikut ini:

Cara Kerja Sistem Pendingin Radiator Sepeda Motor

Sistem pendingin radiator ini tidak akan bekerja saat suhu mesin masih dalam keadaan dingin. Sistem ini akan bekerja saat mesin mencapai suhu 80 hingga 100 derajat celcius.

Baca Juga: Tujuan dan Fungsi Sistem Pelumasan + Pengertian

Komponen yang memindahkan air dari radiator ke mesin disebut water pump atau pompa air. Pompa air ini akan berputar mengikuti putaran mesin karena terhubung langsung ke mesin.

Jika water pump terus berputar, kenapa air radiator tidak mengalir atau tidak bekerja pada mesin dingin? Karena hal ini diatur oleh thermostat. thermostat akan mulai terbuka ketika suhu mesin mencapai 80 derajat celcius. Disinilah awal mula sistem pendinginan bekerja.

cara kerja sistem pendingin radiator sepeda motor

Saat mesin dalam suhu dingin, thermostat akan menutup, sehingga air akan berputar di internal mesin. Tapi saat mesin mulai panas, thermostat akan terbuka, air panas yang sebelumnya hanya berputar di internal mesin akan keluar melalui thermostat.

Hal ini akan menyebabkan aliran air panas akan bercampur dengan air dingin sehingga terjadilah aliran eksternal yang mengalir dari mesin menuju radiator dan kembali lagi ke mesin.

Penempatan radiator yang di bagian luar motor, membantu proses penyerapan panas melalui udara luar. Sehingga air akan berubah suhunya ketika melewati radiator.

Baca Juga: Materi Sistem Pendingin Motor : Fungsi, Prinsip dan Cara Kerja

Sistem alami yang terdapat pada radiator masij di topang oleh sebuah kipas kecil. Kipas ini biasanya terdapat dibagian belakang radiator. Dengan tujuan membantu proses penyerapan panas di saat mesin berada pada kisaran suhu 90 derajat celcius.

Kipas akan berputar dengan tingkat kecepatan yang berbeda mengikuti suhu yang ada pada mesin. Kipas akan berputar drngan cepat saat mesin berada pada rpm tinggi atau saat mesin mengalami tingkat panas yang melampaui batas.

Kipas atau biasa disebut cooling fan akan kembali berputar secara normal atau bahkan berhenti disaat suhu mesin kembali normal. Artinya cooling fan dalam sistem pendingin radiator, berfungsi untuk menjaga mesin tidak mengalami overheating.

Tips dari Mas Bengkel:

Karena posisi radiator terletak pada bagian luar dan tepat di belakang roda depan tentu akan membuat radiator mudah terkena kerikil. Jika terlalu terkena kerikil, sirip dari radiator akan penyok dan menghambat proses pembuangan panas. Maka dari itu, gunakan cover radiator, agar radiator terlindungi.

Baca Juga: Tips Memilih Cover Radiator Sepeda Motor

itulah pembahasan kita kali ini mengenai cara kerja sistem pendingin radiator. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here