Bagaimana Cara Kerja Rem Cakram? Begini Penjelasannya

Sistem rem merupakan salah satu sistem keselamatan yang melekat pada kendaraan bermotor (baik mobil, sepeda motor maupun kendaraan besar). Pasalnya, komponen ini berguna untuk mengurangi laju kendaraan. Adapun jenis dari sistem rem yang ada saat ini adalah jenis rem tromol dan jenis rem cakram. Cara kerja rem tromol masih menggunakan sistem konvesional / mekanis (menggunakan kawat dan kabel). Sedangkan cara kerja rem cakram menggunakan sistem hidrolik (menggunakan fluida).

Lantas, Bagaimana Cara Kerja Rem Cakram?

Melalui artikel ini, saya kembali akan menjelaskan secara rinci tentang salah satu materi otomotif yang berkaitan tentang materi sistem rem. Bukan hanya tentang bagaimana cara kerja rem cakram? Melalui artikel ini saya juga akan menjelaskan pengertian rem cakram, kelebihan dan kekurangan rem cakram serta prinsip kerja rem cakram.

Pembahasan kali ini akan kita mulai dari memahami…

Pengertian dari Rem Cakram

cara kerja rem cakram mobil

Apa sih sistem rem cakram itu?

Jika kamu bertanya demikian, maka jawaban dari pertanyaan kamu adalah..

…Rem cakram merupakan sistem pengereman yang menggunakan metode jepit untuk mengurangi dan menghentikan putaran sebuah piringan yang terletak pada roda kendaraan. Sistem rem cakram ini, dinilai lebih simpel dan lebih responsif, karena dengan luas penampang rem yang kecil namun arah gaya gesek saling menekan membuat sistem pengereman menjadi lebih efektif.

Namun, dalam hal tenaga pengereman (brake power) rem cakram masih kalah jika dibandingkan dengan rem tromol.

Berikut ini merupakan..

Kelebihan dan Kekurangan Rem Cakram

cara kerja rem cakram

Setiap sistem selalu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini juga berlaku untuk sistem rem cakram. Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan rem cakram yang harus kamu ketahui..

Kelebihan rem cakram

  1. Cepat menghentikan laju kendaraan (lebih pakem).
  2. Lebih stabil dalam pengereman.
  3. Bebas penyetelan.
  4. Good looking.

Kekurangan rem cakram

  • Mudah kotor karena letaknya diluar.
  • Rawan macet.
  • Kinerja pengereman kasar.

Prinsip Kerja Rem Cakram

Prinsip kerja dari rem adalah merupakan energi gerak menjadi energi panas. Perubahan energi ini dilakukan dengan menggesek bidang yang berputar dengan bidang yang diam, hasilnya akan ada perubahan energi dari energi gerak ke energi panas. Sehingga bidang yang berputar akan semakin lambat dan suhu bidang tersebut akan meningkat.

Jika pada rem cakram, dua bidang gesekan tersebut dilakukan dengan cara atau metode jepitan.

Terdapat dua bidang

Bidang yang pertama merupakan bidang yang berputar / bergerak, bidang ini disebut rotor. Sedangkan bidang yang diam disebut kampas rem. Karena rem cakram menggunakan metode jepit. Maka kampas rem akan menjepit rotor dan menghasilkan gesekan sehingga terjadilah pengereman.

Jenis Rem Berdasarkan Penggerak

Pada umumnya, terdapat tiga jenis penggerak pada sistem rem, yakni :

  1. Rem mekanik
  2. Rem hidrolik
  3. Serta rem angin

Untuk lebih jelasnya memahami jenis rem. Kamu bisa baca pada artikel berikut.

Baca juga: Jenis Rem Berdasarkan Prinsip Kerja dan Pergerakkan

Lantas, bagaimana cara kerja rem cakram?

Begini Penjelasan Cara Kerja Rem Cakram

Secara umum memang ada tiga jenis rem berdasarkan pengeraknya. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas cara kerja rem hidrolik (hidrolis) saja. Mengingat pada kendaraan seperti mobil dan sepeda motor banyak yang menggunakan jenis rem ini.

Namun jika kamu ingin mengetahui cara kerja rem tromol pada sepeda atau jenis rem yang menggunakan penggerak kawat dan kabel (jenis rem mekanik). Kamu bisa baca diartikel berikut..

Baca Juga: Cara Kerja Rem Tromol Sepeda Motor Disertai Gambar

Cara kerja rem hidrolis dimulai dari..

1. Saat kita menginjak pedal rem

Ketika kita menginjak pedal rem, maka akan timbul tekanan hidrolis dari master silinder. Tekanan hidrolis tersebut akan disalurkan ke aktuator rem dalam hal ini caliper rem.

Pada caliper rem, tekanan hidrolis tersebut akan digunakan untuk menggerakan piston didalam caliper. Gerakan piston didalam caliper ini akan mendorong dua buah kampas rem untuk bergerak menjepit rotor yang sedang berputar. Hasilnya rotor akan berhenti berputar karena putarannya terhambat oleh kampas rem yang menjepit rotor tersebut.

Lalu…

2. Ketika kita melepas pedal rem

cara kerja rem hidrolik

Ketika kita melepas pedal rem, maka tekanan hidrolis yang sebelumnya ada didalam sistem rem menjadi hilang. Ini akan menyebabkan kampas rem kehilangan daya dorong karena daya dorong pada kampas rem ini sejatinya berasal dari kekuatan injakan kaki kita pada pedal rem. Hasilnya, rotor bisa terbebas dan bisa kembali berputar.

3. Bebas penyetelan kampas rem

Perlu diketahui juga jika salah satu kelebihan sistem rem cakram adalah posisi kampas akan bergeser secara otomatis tanpa diperlu disetel ulang, tidak seperti rem tromol yang butuh penyetelan ulang jika kampas rem mengalami keausan.

Sebelum Bekerja

Kampas rem tidak menyentuh piringan

Pada Saat Bekerja

  • Seal piston berubah bentuk
  • Piston bergeser dari seal piston

Sehabis pengereman

Seal piston menekan kembali posisi piston pada posisi semula

Bebas Penyetelan

Jika kampas rem mengalami keausan, piston akan bergeser dari posisi seal sehingga kampas rem dalam posisi selalu terjaga

Mau tahu apa saja komponen rem cakram? Baca artikel berikut..

Baca Juga: Komponen Rem Cakram Beserta Fungsinya

Ketahui juga..

Jenis Kaliper Rem Cakram

Terdapat dua jenis kaliper rem cakram, yaitu :

1. Single Piston (Floating Caliper)

cara kerja rem cakram

Tipe pertama hanya memiliki satu piston yang aktif bergerak untuk menekan brake pad. Namun bukan berarti hanya satu sisi saja yang tertekan. Sisi lain otomatis tertekan karena pada tipe floating, posisi caliper bisa bergeser untuk menekan brake pad. Tipe ini banyak digunakan pada kendaraan ringan seperti MPV, SUV, dan sepeda motor.

2. Double Piston (Fixed Caliper)

cara kerja rem cakram

Untuk tipe kedua memiliki dua buah piston yang aktif menekan kedua sisi brake pad. Jenis satu ini memiliki daya pengereman yang lebih kuat dan seimbang namun konstruksi caliper jenis double piston rumit. Sesuai peruntukannya, tipe ini banyak digunakan pada Big SUV, dan Offroader.

Penutup

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian rem cakram dan cara kerja rem cakram. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan menambah sedikit wawasan.

Leave a Comment

47 − = 45

Rekomendasi Kami