Beranda Materi Otomotif Materi Sistem Pendingin Motor : Fungsi, Prinsip dan Cara Kerja

Materi Sistem Pendingin Motor : Fungsi, Prinsip dan Cara Kerja

cara kerja sistem pendingin sepeda motor

Cara kerja sistem pendingin sepeda motor sangat penting. Untuk itu, pada setiap sepeda motor selalu terdapat sistem pendingin. Lalu, apa fungsi sistem pendingin sepeda motor? dan apa saja jenis sistem pendingin sepeda motor? Serta bagaiamana cara kerjanya.

Melalui artikel ini saya akan menjelaskan secara rinci tentang materi sistem pendingin sepeda motor.

Kita awali pembahasan kali ini dengan membahas…

Fungsi Sistem Pendingin Pada Motor

Sistem pendinginan dalam mesin kendaraan adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menjaga supaya temperatur mesin dalam kondisi yang ideal.

Baca Juga: 15 Komponen Kepala Silinder Motor 4 Tak dan Fungsinya

Mesin pembakaran dalam (maupun luar) melakukan proses pembakaran untuk menghasilkan energi dan dengan mekanisme mesin diubah menjadi tenaga gerak. Mesin bukan instrumen dengan efisiensi sempurna, panas hasil pembakaran tidak semuanya terkonversi menjadi energi, sebagian terbuang melalui saluran pembuangan dan sebagian terserap oleh material disekitar ruang bakar.

Mesin dengan efisiensi tinggi memiliki kemampuan untuk konversi panas hasil pembakaran menjadi energi yang diubah menjadi gerakan mekanis, dengan hanya sebagian kecil panas yang terbuang.

Mesin selalu dikembangkan untuk mencapai efisiensi tertinggi, tetapi juga mempertimbangkan faktor ekonomis, daya tahan, keselamatan serta ramah lingkungan.

Baca Juga: Bagian Serta Komponen Dasar Sepeda Motor

Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi.

Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan.

Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.

Prinsip Kerja Sistem Pendingin

Prinsip pendinginan adalah melepaskan panas mesin ke udara, tipe langsung dilepaskan ke udara disebut pendinginan udara (air cooling), tipe menggunakan fluida sebagai perantara disebut pendinginan air.

Baca Juga: Cara Kerja Mesin Diesel 4 Tak dan 2 Tak

Cara Kerja Sistem Pendingin Pada Motor

Seperti yang sudah saya jelaskan diawal, suhu mesin akan meningkat jika mesin dalam kondisi jalan. Panas itu timbul dari proses pembakaran, dan gesekan-gesekan yang terjadi karena putaran mesin yang tinggi.

Jika pelumasan dan pendinginan tidak berfungsi, maka akan terjadi pemuaian komponen dan timbul kemacetan. Dalam mebuat desain sebuah mesin, perlu diperhitungkan terlebih dahulu material, bentuk komponen, beban yang diterima, agar sesuai dengan panas yang akan terjadi dengan memperhitungkan efektifitas dari sistem pendinginan.

Sistim pendinginan diklasifikasikan dengan 2 metode pendinginan, yaitu pendinginan dengan udara, dan pendinginan dengan air.

1. Sistem pendinginan udara (air cooling)

Yaitu sistem pendinginan yang memanfaatkan udara, konstruksinya lebih sederhana. Ada dua tipe sistem pendinginan ini, yaitu:

Pendinginan udara alami / Natural air-cooling

cara kerja sistem pendingin sepeda motor

Posisi mesin berada di tempat terbuka, sehingga udara mengalir bebas ke permukaan mesin yang akan didinginkan, biasanya ditambahkan sirip pada bagian cylinder dan cylinder head agar pendinginan lebih sempurna.

Baca Juga: Cara Kerja Karburator (Materi Karburator Lengkap)

Biasanya sirip pendingin diarahkan searah dengan arah udara pendingin. Sistem pendinginan ini umumnya dipakai pada sepeda motor.

Sistem pendinginan udara tekan

cara kerja sistem pendingin sepeda motor

Jika posisi mesin berada ditempat yang tertutup sistem udara tekan lebih sesuai. Sistim pendinginan ini menggunakan kipas yang digerakkan oleh mesin. Udara dialirkan dari kipas ke cylinder dan cylinder head. Untuk efektifitas pendinginan, udara dialirkan searah dengan arah sirip. Sistem ini banyak dipakai pada tipe scooter (matic).

2. Sistem pendinginan air (water cooling system)

cara kerja sistem pendingin sepeda motor

Sistem ini menggunakan aliran yang tertutup (Jacket) yang mengalir pada bagian cylinder dan cylinder head. Setelah air mengambil panas dari mesin, air mengalir kembali ke radiator (alat pendingin) untuk didinginkan oleh udara. Selanjutnya dialirkan kembali ke cylinder body dan cylinder head.

Ada dua jalur aliran pada sistem ini, yang pertama air bersirkulasi dengan pompa air, dan aliran yang lainnya “Natural Circulation” dimana air bersirkulasi tanpa melalui jalur thermostat.

Baca Juga: Penyebab Karburator Ngok yang Membuat Motor Tidak Bertenaga

Adapun fungsi thermostat adalah untuk menutup aliran air agar tidak langsung ke radiator (alat pendingin) tujuannya adalah agar panas mesin cepat diperoleh pada saat pemanasan (Warming Up) setelah panas mesin mencukupi, Thermostat secara otomatis terbuka sehingga aliran air mengalir ke radiator untuk didinginkan. Mesin dengan kapasitas yang besar menggunakan sistem pendinginan ini.

Penutup

Itulah materi lengkap sistem pendingin motor. Semoga artikel ini menambah sedikit wawasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here