5 Penyebab Motor Injeksi Brebet Saat di Gas + Cara Mengatasinya

Masbengkel.com – Beberapa pengendara motor injeksi mulai mendapatkan beberapa keluhan dari motornya. Salah satunya adalah motor injeksi brebet saat di gas. Hal ini tentu sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Motor injeksi brebet biasanya terjadi setelah pemakaian lebih dari setahun. Banyak faktor yang menjadi penyebab motor injeksi brebet saat di gas. Namun kebanyakan karena pemilik motor tidak merawat motor injeksi dengan baik.

Bagi orang awam, mengatasi motor injeksi brebet saat di gas memang cukup mudah. Tinggal bawa ke bengkel, masalah pun terselesaikan. Namun, tidak ada salahnya bagi orang awam untuk mengetahui apa penyebab pastinya dan bagaimana cara mengatasi permasalahan ini. Dan kadang biaya terkadang menjadi faktor orang enggan atau takut membawa motornya ke bengkel. Maka dari itu, artikel ini akan membantu kamu mengetahui estimasi biaya yang harus kamu keluarkan akibat motor injeksi brebet saat di gas.

Penyebab Motor Injeksi Brebet Saat di Gas + Cara Mengatasinya

penyebab motor injeksi brebet saat di gas

1. Filter Udara Kotor

Penyebab pertama dan paling sering terjadi hal yang menyebabkan motor injeksi brebet adalah filter udara kotor. Komponen ini berfungsi sebagai penyaring udara dari luar sebelum masuk ke thortle body. Jika filter udara kotor, maka udara yang masuk akan terhambat dan mengakibatkan mesin terlalu kaya akan bahan bakar. Ketidakseimbangan inilah yang membuat motor injeksi brebet.

Solusi dari masalah ini adalah mengganti filter udara dengan yang baru. Untuk harganya sendiri berkisar antara 40.000 - 70.000 Rupiah. Saran dari saya, gunakan filter udara original. Pergantian filter udara yang tidak original akan membuat motor injeksi berat dalam hal tarikan.

2. Busi melemah / busi terlalu renggang

Busi merupakan komponen pengapian yang terhubung langsung dengan mesin. Dengan mendapatkan tekanan tinggi dan panas secara berkala membuat busi menjadi komponen pengapian yang paling rawan rusak.

Bagi orang awam, memang agak susah untuk memastikan busi masih bagus atau sudah lemah. Namun untuk memudahkan dan tentunya lebih bagus untuk motor, sebaiknya ganti busi setiap 10.000 Km. Karena dalam jarak tempuh tersebut, busi sudah mengalami penurunan performa.

Jika busi masih baik dan jarak tempuh masih dibawah 10.000 Km. Maka langkah selanjutnya adalah mengecek kerenggangan busi. Jarak kerenggangan busi berkisar antara 0.07 - 0.08 mm. Gunakan puller gauge untuk mengukur jarak renggang busi.

Untuk melakukan pengecekan busi, sebaiknya lakukan setiap 4000 Km. Dan jangan lupa untuk sekalian membersihkan busi menggunakan sikat kawat.

Untuk harga busi sendiri sangat bervariasi. Antara 20.000 - 30.000 Rupiah. Jangan lupa juga periksa kode yang tertera pada busi sebelum membeli busi. Karena kode pada busi sangat berpengaruh pada performa motor.

BACA BRO : Penyebab dan Solusi Motor Brebet (Tersendat) Saat Putaran Atas

3. Tekanan fuel pump lemah

Berbeda dengan motor karburator, pada sistem injeksi. Bahan bakar disuplai menggunakan alat yang bernama fuel pump. Komponen ini akan bekerja sesaat setelah kamu memutar kunci kontak ke posisi ON.

Jika tekanan fuel pump lemah, maka suplai bahan bakar akan berkurang. Inilah yang menyebabkan motor injeksi brebet saat di gas. Karena motor seakan - akan kehabisan bensin jika fuel pump melemah.

BACA BRO : Piggyback : Alat Untuk Mendongkrak Performa Motor Injeksi Agar Lebih Kencang Tanpa Bore Up

Cara mengatasinya adalah dengan membersihakn tangki motor atau mengganti fuel pump. Untuk harga fuel pump sendiri sangat mahal, harganya berkisar antara 400.000 - 800.000 Rupiah.

4. Injektor buntu / kotor

Injekstor adalah komponen yang berfungsi untuk menyemprotkan bahan bahak ke mesin. Komponen ini memiliki beberapa lubang yang ukurannya sangat kecil. Artinya, sedikit saja terdapat kotor pada injektor akan membuat injektor tidak bisa menyemprotkan bahan bakar ke mesin dengan sempurna.

BACA BRO : HD Scanner : Diagnostic Tool Khusus Motor Injeksi Honda Versi Android

Gunakan pembersih injektor untuk mengatasi masalah ini. Harga pembersih injektor ini di banderol dengan harga 95.000 Rupiah. Kamu bisa membelinya di halaman lapak masbengkel.

5. Lakukan servis secara berkala

Untuk yang terakhir ini merupakan langkah antisipasi agar motor injeksi brebet tidak terjadi lagi. Desas - desus berupa motor injeksi yang tidak perlu di servis merupakan hal yang salah.

Komponen - komponen pada motor injeksi juga perlu di rawat seperti halnya motor karburator. Maka, jika kamu ingin tidak mengalami motor injeksi brebet saat di gas. Sebaiknya lakukan perawatan atau servis secara berkala.

KESIMPULAN

Beberapa hal diatas penyebab motor injeksi brebet saat di gas diatas merupakan pengalaman penulis sebagai mekanik motor. Jika langkah - langkah tersebut sudah kamu lakukan namun motor kamu masih brebet saat di gas, kamu bisa bertanya melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.

5 Komentar untuk "5 Penyebab Motor Injeksi Brebet Saat di Gas + Cara Mengatasinya"

  1. Saya sering nglamin gas brebet... Pas dicek salah satu masalahnya kayak agan sebutin diatas.. Yaitu busi renggang Kata abang bengkelnya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penting sekali melakukan perawatan motor secara berkala tiap sebulan sekali.

      Hapus
  2. Benar sekali mas informasinya, saya sudah pernah mengalami berkali-kali dalam hal Brebet saat motor di gas. Solusinya juga benar, saya hanya mengganti businya saja dikarenakan sudah melemah karena sejak beli motor belum pernah dicek dan belum pernah diganti. Kira-kira sudah lebih dari 10.000 km. Untuk harganya sendiri di daerah saya masih berkisar 25-30rb mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok mahal sekali ya harganya. Diluar jawa kah?? Sebaiknya lakukan servis motor secara berkala mas.

      Hapus
  3. sering motor saya mengalami seperti itu, tapi jika sudah tahu alasanua bisa antisipasi biar tidak kelewatan.

    BalasHapus

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel