Pengapian Motor Kadang Ada Kadang Hilang, Apa Penyebabnya?

Masbengkel.com – Emosi!!! Satu kata yang menggambarkan perasaan pengendara ketika motor yang dipakai sehari - hari kadang - kadang mogok dan kadang - kadang lancar akibat dari pengapian motor yang kadang ada kadang hilang.

Kebetulan kejadian ini pernah menimpa saya pribadi, saat itu saya sedang perjalanan dari surabaya ke kediri, tiba - tiba motor ngadat di tengah perjalanan dan setelah saya cek, pengapian motor hilang entah kemana. Namun tak berselang lama, sekitar 5 - 10 menit, motor bisa menyala kembali. Kenapa bisa demikian?

Jika dari cerita saya tersebut, yang terjadi adalah, pengapian motor hilang ketika mesin sudah panas dan normal kembali ketika mesin sudah agak dingin. Namun, permasalahan pengapian motor kadang ada kadang hilang tidak selalu karena kondisi suhu mesin. Beberapa diantaranya bahkan dalam keadaan mesin dingin atau saat terkena jalan yang rusak.

Penyebab Pengapian Motor Kadang Ada Kadang Hilang

Agak susah memang jika mendapati masalah pengapian motor kadang ada kadang hilang. Mungkin, bisa dikatakan, lebih baik pengapiannya benar - benar hilang, daripada kadang ada kadang hilang. Cobalah cek bagian - bagian ini untuk mengatasinya.

1. Kabel

Kabel yang sebelah mana mas?

Nah, ini saya juga agak susah untuk menjelaskan.. Karena jika saya jelaskan satu - persatu maka artikel ini akan sangat panjang. Untuk memudahkan, seharusnya kamu tahu dulu ilmu dasar dari rangkaian pengapian pada motor.

Kita tahu bahwa pengapian CDI memiliki dua jenis, yakni pengapian CDI AC dan CDI DC. Pahami dulu dasar - dasar dari kedua pengapian tersebut, saya jelaskan sederhananya saja sambil melihat wiring diagram dibawah ini.

Pengapian motor tiba - tiba hilang
wiring diagram pengapian cdi ac

pengapian motor tiba tiba hilang tiba tiba ada
wiring diagram pengapian cdi dc

Gambar diatas merupakan wiring diagram pengapian CDI DC dan CDI AC. Kamu bisa cek tiap rangkaian kabel dari melihat gambar diagram tersebut. Dengan cara menggunakan volt meter. Atur volt meter pada posisi ohm, lalu cari setiap ujung kabel yang kamu periksa, jangan lupa untuk sambil menggoyangkan kabel. Jika saat kabel di goyang arus dari volt meter putus, kemungkinan kabel tersebut yang menyebabkan pengapian motor kadang ada kadang hilang.

Sebagai contoh :
Untuk pengapian CDI DC. Saya akan cek kabel dari aki ke kiprok, maka saya pun menyambungkan kedua ujung kabel volt meter ke tiap ujung kabel warna merah. Ketika saya sambungkan kedua kabel volt meter dengan kedua ujung kabel warna merah, jarum volt meter pun naik / bergerak. Namun setelah kabel tersebut saya goyang, jarum volt meter tiba - tiba turun. Sudah bisa dipastikan bahwa kabel dari aki ke kiprok mengalami putus pada bagian serabutnya.

2. Koil

Komponen pengapian yang bisa kamu periksa adalah koil. Sebenarnya koil jarang sekali mengalami kerusakan, namun untuk memastikan, tidak ada salahnya untuk mengecek komponen ini.

Jika koil rusak, ada kemungkinan pengapian motor akan hilang ketika suhu mesin sudah panas, seperti yang saya alami.

Untuk memudahkan pengecekan koil, Karena komponen ini merupakan komponen paling akhir pada sistem pengapian sepeda motor mengecek koil pun sangatlah mudah. Ketika pengapian hilang, segera cabut kabel input koil (kabel output cdi), lalu stater motor dan dibarengi dengan mengkonekkan kabel input koil ke mesin (massa baterai). Jika keluar api, tandanya koil sudah rusak.

3. CDI

Komponen CDI merupakan komponen terpenting dalam sistem pengapian, sama seperti koil.Kejadian kerusakan yang terjadi pada CDI adalah korsleting atau pengapian tidak baik, pada saat yang sama terjadi pada performa motor.

Contohnya, pengapian motor kadang ada kadang hilang juga bisa disebabkan karena CDI sudah rusak.

Cara cek CDI masih ada kaitannya dengan cara cek koil. Jika kabel input koil tidak keluar api, maka kemungkinan CDI mengalami kerusakan. Cara ceknya pun nyaris sama, hanya saja kali ini yang perlu kamu cek adalah kabel input CDI / kabel output dari spull (jika pengapian CDI AC) atau kabel output dari kiprok (jika pengapian CDI DC).

Jika dari input CDI keluar bunga api, maka sudah dipastikan CDI harus diganti dengan yang baru agar permasalahan pengapian yang kadang ada kadang hilang bisa teratasi.

4. Spul

Untuk komponen ini, saya rasa akan sangat amat terjadi. Karena jika spul rusak, maka pengapian akan benar - benar hilang. Namun, untuk memastikan, cek saja api dari spul.

5. Pulser

Pulser merupakan komponen yang berfungsi sebagai pengirim sinyal bagi CDI. Komponen ini bisa dibilang yang wajib kamu curigai ketika mengalami kendala pengapian yang kadang - kadang hilang dan ada.

Namun biasanya, ketika pengapian hilang, kondisi mesin motor sudah panas dan pengapian akan normal lagi ketika mesin berangsur dingin.

6. Kunci Kontak

Salah satu komponen pengapian yang kadang-kadang menjadi penyebab pengapian adalah soket kontak yang terlepas atau ada komponen yang aus. Cara mengeceknya bisa menggunakan alat tes pen untuk mengecek apakah masih bagus atau tidak. Jika sudah rusak, segera ganti dengan yang baru.

Seringkali kita lihat juga, banyak pengguna motor membuat stop kontak rahasia pada motornya. Stop kontak rahasia Ini biasanya memiliki fungsi sebagai pemutus arus listrik saja. Terkadang menggunakan kontak rahasia, memungkinkan terjadinya kerusakan pada kunci kontak.

Kesimpulannya adalah, agak susah memang untuk memperbaiki permasalahan pengapian motor kadang ada kadang hilang. Lebih baik serahkan pada ahlinya saja. Selain butuh pengetahuan yang lebih akan rangkaian kabel pengapian, juga dibutuhkan ketelitian tingkat tinggi untuk mengatasi masalah ini. Semoga bermanfaat.

2 Komentar untuk "Pengapian Motor Kadang Ada Kadang Hilang, Apa Penyebabnya?"

  1. Maaf saya mau tanya
    Motor saya supra tidak keluar listrik sama sekali akan tetapi bila spull koil cdi saya pindahkan ke motor supra yang lainnya, motor bisa nyala...
    Terus saya kembalikan lagi spull koil dan cdi.nya ke motor saya sendiri listrik.nya gk ada lagi
    Mohon bantuanya
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada kmngkinan kendalanya di kabel mas... Coba bek tiap output dr spul dan CDI-nya. Caranya menggunakan avometer mas, cek tiap ujungnya. Jika gak pnya avometer, bisa menggunakan kabel, sambungkan kabel output spul ke input CDI lalu Output CDI ke input koil...
      Jika masih gak keluar, bs cek kunci kontaknya... Coba di jamper kunci kontaknya..

      Hapus

Tinggalkan Komentar Anda Disini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel