Kenali Cara Kerja Sistem Pelumasan Motor 2 Tak (2 Langkah) + Gambar Ilustrasi

Masbengkel.com – Tidak seperti mesin 4 langkah, pada mesin 2 langkah, ruang pembakaran dan crankcase terpisah dengan sistem transmisi. Oleh karena itu, mesin dan sistem penggerak di lumasi secara terpisah. Inilah alasan kenapa sistem pelumasan sepeda motor 2 tak berbeda dengan sistem pelumasan motor 4 tak.

Sistem Pelumasan Mesin 2 Tak

cara kerja sistem oli motor 2 tak

Tidak ada salahnya jika kita membahas lagi tentang bagaimana cara kerja sistem pelumasan motor 2 tak, meskipun motor ini sudah tidak lagi di produksi. Cekidot...

#1. Pelumasan Mesin

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, perbedaan dari sistem pelumasan motor 2 tak dan 4 tak adalah terdapat pada sistem pelumasan terpisah antara mesin dan transmisi untuk motor bermesin 2 tak.

Pada mesin 2 tak, oli masuk ke silinder dan crankcase menggunakan oli yang terpisah dari oli mesin. Oleh karena itu, oli harus di campur dengan bahan bakar dan dimasukkan kedalam crankcase (poros engkol, connecting rod, dan bearing) dan ruang pembakaran / combustion chamber (cylinder, piston, dan ring piston).

Tentu dengan di campurkannya oli ke bahan bakar dan masuk ke ruang bakar, akan membuat sebagian oli terbakar dan mengakibatkan knalpot mengeluarkan asap putih. Dan jika kamu bertanya – tanya, kenapa knalpot pada motor 2 tak mengeluarkan asap putih, penjelasan di atas sudah bisa mewakili jawaban dari pertanyaan tersebut.

Lalu, bagaimana cara atau sistem pencampuran bahan bakar dan oli sehingga masuk ke ruang bakar bersama – sama??? Berikut penjelasannya.

1. Dicampur langsung / premix lubrication

Oli dicampur dengan bensin dengan perbandingan tertentu dan ditampung dalam tangki. Campuran oli dan bensin ini, masuk ke crankcase dan silinder.

Setelah melumasi komponen – komponen mesin, semua oli yang tercampur dalam bensin terbakar dan mengalir keluar. Sedangkan perbandingan Bensin : Oli untuk pelumasan adalah 20 : 1.

cara kerja pelumas oli motor 2 tak

Kelemahan dari sistem pelumasan premix lubrication ini adalah
  • Disaat motor dalam kecepatan rendah dan menengah, oli terlalu banyak sehingga menghasilkan asap yang berlebihan dan Cepat terbentuk karbon 
  • Oli harus di campur dengan bensin terlebih dahulu 
  • Kebutuhan oli tidak bisa disesuaikan dengan putaran dan beban mesin sehingga menjadi lebih boros. 

Untuk itulah, sistem ini sudah tidak digunakan lagi. Namun untuk racing, karena mesin selalu berputar tinggi, maka sistem ini masih di pakai sampai sekarang.

2. Sistem pelumasan terpisah


cara kerja pompa oli motor 2 tak

Sistem ini merupakan pengembangan dari sistem pelumasan yang memiliki banyak sekali kelemahan. Oli ditempatkan pada tangki oli dan disuplai melalui pompa oli tergantung dari kecepatan mesin.

Oli yang masuk ke mesin untuk mensuplai kinerja mesin terpisah dari bensin, untuk itulah sistem pelumasan ini disebut sebagai sistem pelumasan terpisah.

Oli dikontrol oleh pompa oli lalu dialirkan ke silinder dari karburator dan bercampur dengan bahan bakar (bensin) dan udara.

Oli akan secara otomatis mengalir kedalam crankcase dan selanjutnya melumasi komponen – komponen yang bergerak.

Sebenarnya sistem ini dihubungkan dengan handle gas / throtle valve, sehingga perbandingan oli bisa menyesuaikan dengan kecepatan mesin dan bebannya.

Kelebihan sistem pelumasan terpisah :
  • Jumlah oli yang optimum dapat diperoleh sesuai beban dan kecepatan mesin 
  • Mengurangi asap pembuangan 
  • Mengurangi pembentukan karbon 
  • Mengurangi pemakaian oli yang berlebihan 
  • Tidak perlu mencampur oli dengan bensin 
  • Menghasilkan pelumasan yang cukup 

#2. Pelumasan Kopling dan Transmisi

Tempat transmisi terpisah dari crankcase. Oli tertampung pada wadah transmisi dan kopling. Poros transmisi dan gear dilumasi dengan cipratan oli.

Oli tidak akan berkurang, kecuali jika terjadi kebocoran karena kerusakan permukaan sambungan, cover crankcase, atau seal oli. Namun oli akan cepat kotor, maka dari itu, pergantian oli secara berkala masih dianjurkan.

#3. Sistem Autolube

Pompa oli digerakkan oleh poros engkol dan disambung dengan handel gas / throttle ke karburator. Oleh karena itu, pengaturan jumlah berdasarkan kecepatandan beban.

Cara Kerja Pompa Oli Pada Motor 2 Tak

Adapun dua tipe pompa oli, yang memiliki konstruksi dan cara kerja yang berbeda. Keduanya bekerja dengan sistem plunger. Oleh karena itu, cara kerja dan fungsinya hampir sama.

1. General Pumps

Pendistribusian oli berdasarkan sistem tekan dari "cam" yang digerakkan oleh poros engkol dengan plunger yang terdapat didalam distributor dengan gerak bolak – balik karena cam (seperti halnya pergerakan piston)

Cara kerjanya adalah jika lubang oli didalam distributor sejajar dengan lubang pemasukan didalam rumah pompa oli, plunger bergerak kekanan karena cam. Olh karena itu, oli masuk kedalam sewaktu ditributor berputar terus dan lubang oli sejajar dengan lubang keluar, plunger di tekan kembali oleh per kekiri sehingga keluar.

Disisi lain, karena kabel pompa oli terknokesi secara langsung dengan handel gas, maka ketika handel gas ditarik, pully ikut beruputar dan menambah langkah plunger sehingga distribusi oli akan bertambah. Dengan demikian, aliran oli masuk dan keluar dalam pompa dapat dikontrol disetiap putaran pompa oli.

2. Pompa Tipe High Compression

Sewaktu distributor berputar, plunger ikut berputar. Untuk memasukan oli kedalam pompa, plunger didorong oleh per yang berada diantara plunger dan distributor. Selanjutnya plunger ditekan kembali oleh cam yang berada diujung plunger dan pli dikompresi oleh plunger karena didorong oleh cam. Pengaturan gerakan pully dilakukan oleh gerakan handel gas untuk mengatur dan mengontrol pengeluaran oli dari pompa oli.

Kedua tipe pompa oli diatas akann bergerak cepat disaat mesin berputar cepat. Hal ini dikarenakan distributor dan plunger bekerja cepat sehingga suplai oli bertambah banyak. Dan juga disaat handel gas dibuka semakin lebar (putaran mesin bertambah) langkah pemompaan bertambah panjang. Untuk itu penambahan suplai oli dilakukan dengan dua jalan. Dengan tujuan untuk mensingkronkan keduanya tergantung kondisi kerja mesin.

KESIMPULAN

Demikian artikel yang menjelaskan tentang cara kerja sistem pelumasan pada motor 2 tak. Jika dirasa ada kata yang tidak kamu mengerti, silahkan tanyakan dikolom komentar bawah. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan. Salam Gaspoll..

BACA JUGA BRO

Bergabunglah Bersama Ribuan Orang Lainnya di Komunitas Kami. Ketik Alamat Email Anda Melalui Kolom Berikut :

Belum ada Komentar untuk "Kenali Cara Kerja Sistem Pelumasan Motor 2 Tak (2 Langkah) + Gambar Ilustrasi"

Posting Komentar

KAMI MOHON MAAF JIKA SETIAP KOMENTAR YANG MASUK AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU. KARENA KAMI MENGHINDARI HAL – HAL YANG TIDAK DI INGINKAN. TERIMA KASIH TELAH BERKOMENTAR.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel