Pengertian Dasar-Dasar Mesin Sepeda Motor

Masbengkel.com - Halo para pecinta otomotif seluruh indonesia. Setelah di sibukan lebaran idul fitri, penulis tidak bisa update artikel teknik otomotif dalam waktu yang lumayan lama.

Mumpung ada waktu lagi untuk membagikan informasi melalui blog ini, kali mimin ingin membagikan dasar-dasar pada mesin. Untuk melanjutkan artikel sebelumnya mengenai Istilah Dasar Pada Sepeda Motor.

BACA BRO : Komponen Dasar Sepeda Motor

Yuk simak pembahasan MasBengkel.com berikut mengenai dasar-dasar mesin.

Apakah pengertian dari mesin?

Agar sepeda motor berikut penumpangnya dapat melaju dijalan, maka rodanya harus memiliki tenaga dorong. Alat yang dapat menghasilkan tenaga yang diperlukan itu disebut mesin.

pengertian dasar mesin sepeda motor

Secara umum, "mesin" adalah suatu alat yang dapat merubah energi air, angin, panas, listrik atau tenaga atom menjadi energi mekanik (tenaga gerak).

Suatu mesin yang dapat merubah energi panas yang dihasilkan dari pembakaran menjadi tenaga gerak disebut "mesin panas"

Tipe dari mesin pembakaran

Ada dua tipe mesin pembakaran, yang pertama adalah mesin pembakaran dalam (Internal combustion engine) misalnya mesin bensin, mesin diesel, dimana energi panas dihasilkan dan digunakan sebagai tenaga gerak. Tipe yang lain adalah, mesin pembakaran luar (External combustion engine) misalnya Mesin uap, Turbin uap, dimana energi panas dihasilkan diluar dari mesin itu sendiri.

Mesin sepeda motor harus berukuran kecil, tetapi dengan tenaga yang besar dan mudah untuk dikendalikan. Tidak berisik, efisien, untuk memenuhi persyaratan tersebut, digunakan mesin bensin.

Klasifikasi Mesin Pembakaran Dalam (Internal Combustion)

Mesin pembakaran dalam diklasifikasikan berdasarkan tipe bahan bakar, tipe gerakan, sistem pembakaran dan gerakan Piston.

1. Klasifikasi Berdasarkan Bahan Bakar

Mesin bensin mesin diesel (solar) mesin gas (LPG), turbin gas (light oil, heavy oil) dan mesin jet (kerosene).

2. Klasifikasi Berdasarkan Gerak

Gerak bolak balik (piston engine) dan rotary engine (mesin turbin, mesin rotary).

3. Klasifikasi Berdasarkan Sistem Penyalaan

Penyalaan dengan busi, penyalaan dengan kompresi, penyalaan dengan panas (hot bulb engine).

4. Klasifikasi Berdasarkan Cara Kerja

Mesin empat langkah, mesin dua langkah, mesin rotary

5. Klasifikasi Berdasarkan Metode Lainnya

  • Sistem pemasukan bahan bakar....... Pemasukan sistim vacuum (supercharger, turbocharger).
  • Sistem pendinginan mesin...... Pendinginan udara (udara alami, udara tekan), pendinginan cairan.
  • Posisi cylinder mesin..... Tunggal, Twin, 3, 4, and 6 cylinders, cylinders satu garis, parallel, tipe "V tipe "L" horizontally opposed dll.
  • Kebanyakan mesin dengan posisi..... Vertical, inclined forward, horizontal, inclined backward dll.

BACA BRO : Istilah Dasar Pada Sepeda Motor (part 1)

Saat ini yang biasa dipakai mesin sepeda motor, adalah bahan bakar bensin, dengan gerakan Piston. Dengan tipe 4 langkah dan 2 langkah dengan sistem pemasukan "sistem vacuum" Untuk sistim pendinginan pada umumnya menggunakan, "sistim pendinginan udara" dipakai pada mesin-mesin kecil. Dan untuk mesin mesin besar, menggunakan sistim pendinginan air "water-cooling systems".

Prinsip Kerja Mesin Bensin


1. Pembakaran dan Peledakan Bensin

Jika bensin dituang dalam cawan, dan disulut api, maka akan terbakar tetapi tidak meledak tetapi jika bensin

tersebut terbakar dalam tabung yang tertutup, gas pembakaran akan berekspansi dan menekan tutup tabung.

Hal ini menandakan bahwa ledakan menghasikan tenaga.

Jika bensin terbakar dengan cepat, maka tenaga ledakannya juga akan lebih besar. Untuk membakar dengan cepat bensin harus di campur dengan udara, agar menjadi uap.

Jika uap tersebut ditekan (dikompresi), dan dinyalakan oleh Busi, uap bensin akan terbakar dengan sangat cepat sehingga menghasilkan tenaga ledakan yang sangat kuat. Dari hasil ledakan ini dapat dipakai untuk menekan Piston dan memutar mesin yang kemudian menggerakkan sepeda motor.

2. Prinsip Kerja

Campuran udara dan bensin dihisap masuk kedalam cylinder. Selanjutnya dimampatkan oleh gerakan naik piston. Campuran yang dimampatkan/dikompres itu, selanjutnya dibakar oleh busi. Maka terjadilah ledakan yang akan mendorong Piston kebawah. Yang selanjutnya memutar poros engkol melalui tangkai Piston.

Gerak naik turun Piston diubah menjadi gerakan putar oleh poros engkol, dan gerak putar inilah yang menggerakkan sepeda motor meialui roda gigi.

BACA BRO : Istilah Dasar Pada Sepeda Motor (part 2, habis

3. Tiga Faktor Penting Yang Mempengaruhi Kerja Mesin

Untuk mempertahankan agar mesin bekerja dengan lancar, ada tiga faktor penting yang harus diperhatikan. Jika salah satu faktor tidak berfungsi maka mesin akan mati atau sulit di start.

Ketiga faktor tersebut adalah ;
  1. Kualitas bahan bakar baik (jumlah percampuran udara dan bahan bakar harus sesuai)
  2. Kompresi yang baik (Gas harus dapat di kompresi tanpa ada kebocoran)
  3. Pengapian yang baik (Harus menghasilkan api yang besar dan saat penyalaan yang tepat)

Itulah Dasar-dasar mesin yang wajib kalian ketahui sebelum terjun kedunia otomotif. Semoga bermanfaat.

Bergabunglah Bersama Ribuan Orang Lainnya di Komunitas Kami. Ketik Alamat Email Anda Melalui Kolom Berikut :

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Dasar-Dasar Mesin Sepeda Motor"

Posting Komentar

KAMI MOHON MAAF JIKA SETIAP KOMENTAR YANG MASUK AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU. KARENA KAMI MENGHINDARI HAL – HAL YANG TIDAK DI INGINKAN. TERIMA KASIH TELAH BERKOMENTAR.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel