Konstruksi dan Fungsi Komponen Utama Pada Mesin 2 Langkah (bagian 1)

Fungsi dari komponen pada mesin 2 langkah. ninja 2-tak menjadu salah satu motor 2-tak legendaris di indonesia

Masbengkel.com - Era motor 2-tak mungkin sudah gak jaman lagi. Saat ini, motor sudah memakai teknologi terbaru yaitu teknologi injeksi. Tapi tidak ada salahnya kalau kita yang hidup di era injeksi untuk mempelajari konstruksi dasar dan komponen pada mesin 2-tak ini.

Sebelum kamu membaca lebih jauh mengenai konstruksi dasar dan komponen-komponen yang terdapat pada mesin 2-tak, alangkah lebih baik kamu memahami dulu cara kerja dari mesin 2-tak.

Jika kamu telah membaca salah satu artikel mengenai teknik otomotif yang membahas tentang cara kerja dan tipe mesin 2 langkah. Kali ini saatnya membahas konstruksi dan fungsi komponen mesin 2-tak atau 2 langkah.

Yuk, simak penjelasan dari masbengkel berikut ini ;

Konstruksi dan Fungsi Komponen Utama Mesin 2 Langkah


1. Cylinder head


silinder head atau kepala silinder ninja 2-tak adalah contoh dari silinder head motor 2-tak
cylinder head ninja 2-tak

Cylinder head juga merupakan ruang pembakaran, biasanya terbuat dari aluminium campuran yang mempunyai ketahanan panas yang tinggi. Pada bagian dinding cylinder, di berikan sirip-sirip.

Adapun ukuran dan bentuk dari ruang bakar ditentukan oleh efisiensi pendinginan. Untuk efisiensi pembakaran dan pembilasan biasanya dengan bentuk kubah dan posisi busi tepat berada ditengahnya. Volume ruang bakar berpengaruh langsung dengan perbandingan kompresi.

2. Cylinder

silinder ninja 2-tak ini adalah contoh dari silinder untuk mesin 2-tak
cylinder ninja 2-tak

Cylinder sebagai tempat piston, dan merupakan sumber tenaga mesin. Mempunyai lubang pemasukan dan pengeluaran yang mana ukuran,
bentuk dan posisinya berpengaruh besar terhadap prestasi mesin.

Untuk memancarkan panas dibuat sirip-sirip. Cylinder harus mempunyai ketahanan panas yang tinggi, dan tekanan yang tinggi. Cepat memancarkan panas untuk mengurangi panas yang berlebihan.

BACA BRO : Konstruksi dan Fungsi Komponen Utama Pada Mesin 2 Langkah (bagian 2, selesai)

> Cylinder besi tuang/cast iron

Terbuat dani besi tuang, cylinder besi tuang mudah pembuatannya, tetapi berat pada umumnya dipakai pada sepeda motor berukuran kecil.

> Cylinder aluminium, dengan sleeve besi

Cylinder ini dibuat dari aluminium cor, dengan campuran besi tuang yang istimewa, dengan dicetak atau dengan proses penyusutan. Dibandingkan dengan besi tuang, berat dan pemancaran panasnya lebih baik. Dipakai pada sepeda motor ukuran menengah dan besar.


> Cylinder aluminium

Dibuat dari campuran aluminium, dan bagian dalamnya diplating dengan croome yang keras, ringan dan mudah memancarkan panas, dipakai terutama pada sepeda motor balap.

3. Piston

Piston naik turun didalam cylinder, dan dibagian atas membentuk ruang pembakaran dan memutar poros engkol, melalui connecting rod. Dan juga membuka dan menutup lubang-lubang di cylinder.

Piston selalu memerima temperatur dan tekanan yang tinggi, bergerak dengan kecepatan tinggi dan terus menerus. Piston harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya, kuat dan dapat memancarkan panas, dan menerima tekanan panas.

Untuk itulah hampir semua piston dibuat dari aluminium campuran tetapi kurang bagus dalam menerima tekanan panas, jika dibandingkan dengan cylinder logam campuran. Untuk menutupi kekurangan ini, berbagai cara telah dilakukan untuk membuat bahan dan bentuknya, antara lain ;

> Piston material

LO-EX: Nilai muai lebih tingi dari pada Hi-Si (high silicon), tetapi ketahanan panasnya lebih tinggi. (dipakai pada mesin-mesin racing)

Hi-Si: Nilai muai lebih rendah dari pada LO-EX, tetapi ketahanan panasnya lebih rendah. (dipakai pada mesin-mesin standart pada umumnya)

Sebenarnya piston berbentuk kerucut, yaitu diameter kepala piston lebih kecil dari pada diameter piston bagian bawah disebut "Taper Piston".

Temperatur yang diterima oleh piston berbeda-beda dan pengaruh panasnya juga berbeda dari permukaan ke permukaan lainnya. Kepala piston menerima langsung temperatur yang inggi dari proses pembakaran oleh karena itu, kepala piston dibuat lebih kecil dari pada dibagian bawah.

Untuk tempat pin piston harus mempunyai kekuatan yang tinggi dibanding dengan tempat lainnya, oleh karenanya dibuat lebih tebal sedangkan bos pin piston, akan menerima tekanan lebih besar karena itu, kepala piston dibuat dengan bentuk "oval" jka dilihat dari atas.

BACA BRO : Konstruksi Dasar Mesin dan Keistimewaan Mesin 2 Langkah dan 4 Langkah

Ada beberapa piston yang lubang pin piston yang dipasang tidak tepat ditengah (offset). Dinding cylinder cenderung mengalami keausan kearah samping, karena piston bergerak kearah samping oleh connecing rod maka untuk mencegah gaya kesamping, posisi pin piston diletakkan sedikit diluar dari garis sumbu piston (offset) bisa kearah lubang pemasukan, atau lubang pengeluaran tergantung dari ukuran, bentuk piston, atau keseimbangan (balance). Sambungan ring piston dipasang pada pin yang terdapat pada alur ring piston.

> Kelonggaran piston/Piston clearance

Celah antara Piston dan dinding cylinder disebut "Piston Clearence", clearence ini penting untuk memberikan ruang gerak dari pemuaian piston karena panas. Jika piston clearence terlalu besar, maka piston akan timbul bunyi (noise), dan jika terlalu kecil, jka menerima panas akan menimbulkan kemacetan.

Piston clearence dihitung dari diameter bagian dalam cylinder dikurangi dengan diameter piston (dan dinyatakan dalam satuan mm).

4. Ring piston

ring piston ninja 2-tak ini adalah contok ring piston untuk motor 2-tak
ring piston ninja 2-tak

Ring piston dibuat dari besi cor spesial, dimana diameter ring piston sedikit lebih besar dari pada diameter luar piston. Ring piston dipasang pada alur piston, dimana bagian luar ring berhubungan dengan cylinder, fungsinya sebagai daya pegas dan menahan tekanan pembakaran.

Oleh karena itu, antara dinding cylinder dan piston tidak terjadi kebocoran. Dan dalam hal ini ring piston juga mentransfer panas ke cylinder. Pada umumnya digunakan 2 ring kompresi yang atas disebut Top ring dan yang bawah disebut Second ring.

> Top ring/ring pertama

Top ring dichrome plating, sehingga cukup untuk menahan temperatur dan tekanan yang tinggi, untuk menahan temperatur dan tekanan yang tinggi. Untuk itu ring piston harus mempunyai ketahanan aus yang tinggi. Ada beberapa ring yang dilapisi teflon.

> Second ring/ring kedua

Seperti halnya "Top ring", juga berfungsi sebagai pengkompresi dan membentuk lapisan oli (oil film) dengan special treatment (parkerizing .. ditutup dengan lapisan penyerep) untuk kekuatan.

> Ring expander/Expander ring

Expander ring ditempatkan antara ring dan piston, untuk menambah tegangan ring sehingga dapat menambah kemampuan sealing/perapat. dan juga efektive untuk mengurangi ring noise.

> Bentuk ring piston.

Piston rings mempunyai banyak tipe, dan bentuk penampang pada bagian ujungnya. Bentuk penampang menunjukkan karakteristik dari ring.

Tipe Plain/Plain type

Ring yang biasa dipakai mempunyai penampang "segi empat".

Tipe Keystonel/keystone type

Penampang dibuat seperti keystone, ring ini juga didesain agar mudah terdorong oleh tekanan pembakaran, sehingga semua permukaan dapat bersinggungan dengan dinding cylinder. Ring piston juga harus dapat bergerak keluar masuk dalam alur untuk mancegah pembentukan carbon pada alur, dan menjaga agar tidak lengket pada alur ring.

BACA BRO : Pengertian Dasar-Dasar Mesin

Tipe L-shaped ring

Penampangnya berbentuk "L" Shaped ring, sehingga dengan demikian mempunyai permukaan singgung yang lebih lebar, sehingga memberikan factor "Sealing yang bagus. Tapi ring ini mempunyai hambatan singgung yang tinggi. oleh karenanya kurang baik untuk mesin kecapatan tinggi.

Bagaimana?? Masih mau membaca artikel selanjutnya di bagian 2 mengenai konstruksi dan fungsi komponen mesin 2-tak (bagian 2, habis). Kami sengaja membagi menjadi 2 bagian agar pembaca tidak bosan dengan panjangnya artikel ini.

BACA SELANJUTNYA : Konstruksi dan Fungsi Komponen Utama Pada Mesin 2 Langkah (bagian 2, selesai)

Bergabunglah Bersama Ribuan Orang Lainnya di Komunitas Kami. Ketik Alamat Email Anda Melalui Kolom Berikut :

Belum ada Komentar untuk "Konstruksi dan Fungsi Komponen Utama Pada Mesin 2 Langkah (bagian 1)"

Posting Komentar

KAMI MOHON MAAF JIKA SETIAP KOMENTAR YANG MASUK AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU. KARENA KAMI MENGHINDARI HAL – HAL YANG TIDAK DI INGINKAN. TERIMA KASIH TELAH BERKOMENTAR.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel