Istilah Dasar Pada Sepeda Motor (part 2, habis)

Masbengkel.com - Artikel kali ini akan melanjutkan artikel yang membahas tentang istilah dasar yang terdapat pada sepeda motor (part 1). Di dalan artikel tersebut Masbengkel telah menjelaskan tentang :
  1. Siklus
  2. Titik Mati
  3. Langkah
  4. Diameter
  5. Sudut Crank
  6. Kapasitas Mesin
  7. Volume Ruang Bakar
  8. Volume Silinder
  9. Perbandingan Kompresi
  10. Kecepatan Piston
  11. Pengaruh Diameter dan Langkah Piston Terhadap Kemampuan Mesin

Jika kamu belum sempat membaca silahkan klik dibawah ini.

BACA JUGA BRO : Istilah Dasar Sepeda Motor (Bagian 1)

1 sampai 11 istilah dasar pada sepeda motor di artikel sebelumnya. Untuk pembahasan kali ini, kita akan membahas istilah ke 12 dan 13 yakni tentang Torsi dan Horsepower, simak ulasan masbengkel berikut ini ;

istilah dasar pada sepeda motor - masbengkel

12. Torsi

Tenaga puntir dihasilkan dari komponen yang berputar disebut Torsi. Sepeda motor digerakan oleh torsi dari putaran crankshaft.

Torsi = Gaya F x Jarak r (Tkg.m [N.m] = Fkg [N] x rm)

Ketika gaya F (kg) [N] digunakan pada kunci dengan panjang r (m) untuk mengencangkan baut maka torsi F.r (Kgm) [N.m] akan dihasilkan.

Perubahan torsi (pada reduksi primer dan sekunder serta reduksi kecepatan dan gear box) untuk menggerakan gigi B (2r).

Torsi di poros A : Ta = F x r
Torsi di poros B : Tb = F x 2r

Semakin besar jumlah giginya, maka semakin besar torsi yang dihasilkan. Tetapi kecepatan putarnya berkurang.

Keadaan Didalam Mesin

Panjang batang kunci (r) disamakan dengan jarak dari pusat crankshaft ke crankpin, yang juga merupakan setengah langkah piston.

Gaya (F) yang digunakan pada kunci dapat disamakan dengan gaya dorong akibat pembakaran bahan bakar yang mendorong piston kebawah. Karena itu besarnya torsi (T) berubah tergantung dari besarnya F jika r konstan.

Besarnya F berubah-ubah tergantung dari perubahan kecepatan mesin yang dipengaruhi effisiensi pembakaran, akibatnya T pun ikut berubah.

Kenyataannya, torsi yang dihasilkan digambarkan seperti berikut. Pada kecepatan tertentu, torsi dapat mencapai puncaknya (disebut "torsi maksimum) dimana jika kecepatan mesin terus ditambah maka torsi tidak akan bertambah.

Torsi maksimum ditunjukan oleh kecepatan mesin yang menghasilkan torsi maksimal. Ketika suatu motor menggunakan torsi maksimum, maka tenaga diroda belakang yang dihasilkan sudah maksimal.

13. Horsepower (Tenaga)

Kerja rata-rata adalah jumlah kerja yang telah dilakukan dalam satu waktu tertentu. (Untuk menggerakan sepeda motor diperlukan torsi yang dihasilkan pada crankshaft - tetapi torsi itu sendiri bukanlah ukuran untuk besar tenaga. Apabila torsi itu dihitung tiap satuan waktu, maka disebut Horsepower)

rumus horsepower - masbengkel
rumus horsepower

  • Satuan Horsepower

PS (Pferd Starke) 1 PS = 75 kg•m/sec. [735.49 W] (Tenaga untuk menggerakan benda seberat 75 kg sejauh 1 m dalam waktu satu detik). Semakin besar tenaga semakin banyak kerja yang dilakukan tiap satu waktu.

  • Perhitungan Tenaga Crankshaft

Perhitungan ini digambarkan seperti kita menghitung seberapa jauh (m) crankpin dapat digerakan oleh gaya (kg) dalam tiap detik (sec).

perhitungan tenaga crankshaft - masbengkel
rumus perhitungan tenaga crankshaft

  • Hubungan Antara Kecepatan Mesin dan Tenaga Mesin / Horsepower

Horsepower berubah-ubah tergantung dari torsi crankshaft yang dihasilkan sesuai kecepatan mesin. Semakin tinggu kecepatan mesin, semakin besar horsepower-nya. Tetapi pada saat kecepatan tertentu, torsi menjadi turun dan horsepower-nya berkurang.

BACA BRO : Pengertian Dasar-Dasar Mesin

Tenaga maksimum yang dihasilkan (disebut maximum power), ditunjukan pada grafik performa mesin bersamaan dengan kecepatan mesin yang menghasilkan tenaga maksimal.

Akhir Kata

Perlu beberapa kali membaca atau butuh sumber bacaan lain agar bisa memahami sepenuhnya.

Bergabunglah Bersama Ribuan Orang Lainnya di Komunitas Kami. Ketik Alamat Email Anda Melalui Kolom Berikut :

Belum ada Komentar untuk "Istilah Dasar Pada Sepeda Motor (part 2, habis)"

Posting Komentar

KAMI MOHON MAAF JIKA SETIAP KOMENTAR YANG MASUK AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU. KARENA KAMI MENGHINDARI HAL – HAL YANG TIDAK DI INGINKAN. TERIMA KASIH TELAH BERKOMENTAR.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel