Kenalkan!! Motor Langka Tanpa Piston, Suzuki RE5

Masbengkel.com - Biker pernah terbayangkan gak, motor tanpa piston. Apa? Motor tanpa piston? Mustahil bisa jalan. Seperti yang kita tahu, ada 2 jenis mesin pada motor yaitu mesin 2 langkah (2-tak) dan mesin 4 langkah (4-tak). Dan keduanya juga menggunakan piston.

Sudah pasti jika ketika kamu mendengar motor tanpa piston adalah hal mustahil. Karena piston ibarat jantunh yang jadi penggerak didalam mesin.

Piston berfungsi untuk mengerjakan tugas dalam silinder yang berupa langkah hisap, kompresi, tenaga, dan buang.

4 langkah itulah yang membuat motor bisa jalan. Dan semuanya dilakukan oleh piston. Entah itu motor dengan mesin 4-tak ataupun 2-tak.

Tapi berbeda dengan motor yang satu ini. Motor tanpa piston yang terbilang langka dan unik ini adalah suzuki RE5 yang di luncurkan pada tahun 1973 - 1974.

Spesifikasi suzuki RE5 - masbengkel

Keunikan ini memang nyata dan artikel ini dengan judul motor tanpa piston juga bukan rekayasa agar dapat menarik perhatian pembaca.

Mesin dari suzuki RE5 memang tak punya piston. Waw, kok bisa?

Karena mesin pada motor ini berjenis mesin rotari alias wankel.

mesin wankel

Jenis mesin ini lebih dikenal di mobil. Karena mesin berjenis wankel ini pernah tersemat pada monil Mazda RX series seperti Mazda RX7 dan mazda RX8.

Jika pada mesin dengan menggunakan piston yang selama ini kita kenal, piston akan bergerak maju mundur.

Berbeda dengan dengan mesin wankel, yang mengandalkan putaran rotor yang digerakan oleh poros engkol.

Karena rotor tersebut memiliki 3 sisi permukaan rongga maka ruang bakar pada mesin rotary berputar searah dengan putaran rotor.

Alasan utama suzuki untuk menerapkan mesin berjenis wankel pada RE5 ini karena diklaim memiliki tenaga yang mulus pada putaran awal, minim getaran, serta torsi yang lebih halus dan memiliki komponen yang lebih sedikit.

Secara performa, suzuki RE5 ini juga memiliki power yang tembus 62 dk denfan torsi maksimal 74,4 Nm di 3000 rpm.

Sayangnya kesuksesan suzuki dalam mendesain motor yang unik ini serta memiliki performa yang baim. Tidak di barengi dengan prestasi dari sisi penjualan.

Kenekatan suzuki saat memutuskan untuk memakai mesim wankel di RE5 dianggap sebagai blunder dan tindakan nekat.

Salah satu kelemahan mesin wankel adalah mesin yang cenderung lebih besar dan berat serta mesin wankel lebih panas.

suzuki RE5 mesin rotari

Seperti yang terjadi pada suzuki RE5, berat kosong motor ini mencapai 230 kg! Dan suhu di leher knalpot mencapai 927 derajat Celcius! WOW!!!

Itulah alasan kenapa leher suzuki RE5 didesain memiliki pendingin khusus seperti pendingin pada mesin pesawat jet.

Selain mesin yang berat dan besar serta suhu yang relatif sangat panas. Kelemahan lain pada mesin wankel yang tertanam pada suzuki RE5 ini adalah sistem oli yang total loss seperti motor 2-tak, jadi harus sering ganti oli.

Pada masa itu, suzuki RE5 dianggap motor yang mahl tapi tidak punya performa yang jauh lebih baik dengan mesin 4-tak biasa.

Teknologi yang melebihi pada masanfa tidak membuat suzuki RE5 menguasai pasaran tapi justru tidak laku.

Sebagai imbasnya, suzuki harus menanggung kerugian yang cukup besar karena biaya riset mesin wankel termasuk sangat tinggi.

Mesin tanpa piston dengan menggunakan jenis wankel sudah tidak lagi diproduksi untuk motor sampai detik ini. Mungkin kegagalan suzuki waktu itu dianggap sebagai pembelajaran pabrikan lain.

Sumber : Gridoto.com

BACA JUGA BRO
Sistem, Cara Kerja, Pengertian, dan Komponen Rem Cakram ~ Lengkap
Cara Kerja Pengapian CDI Beserta Komponen Disertai Fungsinya
Kepoin Spesifikasi + Galeri Foto Super Cub C110 Bro, Gokil Nih Motor
Penyebab dan Cara Mengatasi Karburator Banjir dengan Mudah

Bergabunglah Bersama Ribuan Orang Lainnya di Komunitas Kami. Ketik Alamat Email Anda Melalui Kolom Berikut :

Belum ada Komentar untuk "Kenalkan!! Motor Langka Tanpa Piston, Suzuki RE5"

Posting Komentar

KAMI MOHON MAAF JIKA SETIAP KOMENTAR YANG MASUK AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU. KARENA KAMI MENGHINDARI HAL – HAL YANG TIDAK DI INGINKAN. TERIMA KASIH TELAH BERKOMENTAR.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel